Suara.com - Arkadia Digital Media akan menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Catatan Awal Tahun: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruhnya terhadap Iklim Usaha”, di Grand Capitol Ballroom, Hotel Manhattan Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).
Acara ini dikemas dalam format round table discussion secara eksklusif dan terbatas, yang bertujuan untuk mendorong diskusi yang mendalam dan berkualitas.
Profesionalisme penegakan hukum dinilai menjadi faktor krusial dalam menciptakan kepastian dan keadilan, sekaligus menjaga kepercayaan pelaku usaha serta investor terhadap iklim investasi di Indonesia. Seminar ini sendiri mengambil peran penting supremasi hukum dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Jika melihat dinamika saat ini, muncul berbagai diskusi publik terkait penerapan instrumen hukum yang dinilai kurang proporsional terhadap pengambil kebijakan dan pelaku usaha di sektor strategis. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terjadinya pergeseran penegakan hukum dari yang bersifat korektif menjadi represif dan berpotensi kontraproduktif bagi iklim usaha.
Dalam seminar ini, Arkadia Digital Media menghadirkan sejumlah pakar lintas bidang, mulai dari hukum, ekonomi, hingga budaya. Adapun para narasumber yang dijadwalkan hadir, antara lain Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia), Anthony Budiawan (Ekonom Senior PEPS), Feri Amsari (Dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas), serta Eros Djarot (tokoh politik dan budayawan). Mantan Ketua KPK, Abraham Samad didapuk menjadi keynote speaker.
Tujuan akhir seminar ini adalah untuk mensinergikan perspektif hukum dan ekonomi, mengidentifikasi batas yang jelas antara pelanggaran hukum dan risiko manajerial, serta merumuskan rekomendasi kebijakan guna mencegah penyalahgunaan proses hukum di dunia usaha. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kepastian hukum sebagai fondasi demokrasi dan pertumbuhan ekonomi.
Seminar nasional ini akan diikuti sekitar 150 peserta, yang terdiri dari pimpinan dan manajemen perusahaan, akademisi, peneliti, perwakilan asosiasi bisnis, media, serta komunitas masyarakat umum. Hasil seminar akan dipublikasikan melalui berbagai kanal media, termasuk liputan media nasional dan regional, serta siaran langsung melalui kanal digital.
Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, Arkadia Digital Media berharap dapat berkontribusi dalam membangun diskursus publik yang sehat dan berbasis data, sekaligus menghadirkan gagasan solutif guna memperkuat iklim usaha yang adil, sehat, dan berkelanjutan di Indonesia pada 2026. ***
Baca Juga: Jaksa Agung Peringatkan Penegakan Hukum Bisa Lumpuh, Usulkan Tambahan Anggaran Rp7,49 Triliun
Berita Terkait
-
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
-
Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia
-
Suara.com Terima Penghargaan di Ajang Indonesia Rising Stars Award 2026
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Visit Suara.com, Accor Group Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Kolaborasi dengan Media
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK