Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: biro pers sekretariat presiden)
Baca 10 detik
- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekhawatiran Perang Dunia III pada Rakornas di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
- Ia memperingatkan dampak *nuclear winter* berpotensi mengkontaminasi sumber daya alam Indonesia selama puluhan tahun.
- Prabowo menekankan kemandirian pertahanan karena negara nonblok tidak akan menerima bantuan jika terjadi serangan.
Pernyataan ini menjadi penekanan pentingnya kemandirian nasional, terutama dalam hal kekuatan pertahanan.
Mengutip ajaran Panglima Besar Jenderal Sudirman, Prabowo mengingatkan bahwa dalam dunia yang realistis, kekuatan adalah faktor penentu dalam hubungan internasional.
Ia juga menyinggung bagaimana kekayaan sumber daya alam Indonesia telah menjadi daya tarik bagi bangsa asing selama berabad-abad, menjadikan sejarah penjajahan sebagai pelajaran abadi agar bangsa ini tidak lengah.
Tugas utamanya, kata Prabowo, adalah menjaga keselamatan dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, dengan prinsip tidak mencari perang namun harus selalu siap siaga.
Komentar
Berita Terkait
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah
-
Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi