- Presiden Prabowo menegaskan penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk menindak tegas kader partainya sendiri, Gerindra.
- Pernyataan ini disampaikan Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026) kepada kepala daerah.
- Prabowo menyatakan dukungan penuh kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meskipun berbeda latar belakang partai politik saat Pilpres.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menegakkan aturan dan hukum.
Prabowo menyatakan akan menindak tegas siapapun, termasuk pejabat dari partainya sendiri, Gerindra.
Pernyataan itu ditegaskan Prabowo di hadapan para kepala daerah dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Bogor.
"Bahkan, kalau Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap," kat Prabowo, Senin (2/2/2026).
Prabowo lantas mengingatkan seluruh kepala daerah dan jajaran forkopimda agar tidak macam-macam dalam mengemban jabatan di pemerintahan.
"Sudah-sudah. Jangan macam-macam. Tidak ada itu, kita semua bergerak.
Sebelumnya, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan. Prabowo mencontohkan tak pilih kasih terhadap seluruh kepala daerah, buktinya ia tidak pernah bertanya latar belakang partai.
Menurut Prabowo persaingan hanya terjadi ketika pemilihan. Setelahnya, semua harus bersatu, tanpa sakit hati dan permusuhan.
Prabowo mencontohkan dukungannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia mendukung Pramono yang kini memimpin Jakarta, kendati berbeda partai dan pilihan saat Pilpres 2024.
Baca Juga: Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
"Gubernur DKI Pramono Anung, dari PDIP. Tapi tetap saya akan dukung sebagai gubernur DKI karena tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI," kata Prabowo di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).
"Walaupun gubernurnya partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Kan begitu?" sambung Prabowo.
Prabowo lantas menyinggung mengenai pilpres mendatang. Ia menegaskan tidak masalah.
"Nanti 2029 ya terserah. Ya kan? Tidak apa-apa. Tidak apa-apa, benar. Jadi sejujurnya, saya sedikit jelaskan ya," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
-
Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi
-
Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar
-
Singgung Demo untuk Rusuh, Prabowo Ajak Pihak yang Tidak Suka Dengannya Bertarung di 2029
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Tak Terima Diminta Jubir KPK untuk Fokus Jalani Sidang, Noel: Juru Nyinyir!
-
Ngaku Cuma Mengingatkan Tapi Dapat Respon Negatif dari Purbaya, Noel: Sekelas Menteri Saja Idiot!
-
Dugaan Kebocoran Gas di Vopak Merak, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
-
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
-
Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar
-
Jaringan GUSDURian Tegas Tolak Board of Peace Gagasan Donald Trump, Desak RI Segera Mundur
-
Darah Nenek Saudah Bikin DPR Murka, Mafia Tambang Ilegal Pasaman Terancam Dibabat Habis!