- Al Ridwan (22), putra Wakil Bupati Bogor, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Bogor Senin dini hari.
- Kecelakaan terjadi saat Al Ridwan tergelincir saat mencoba menyalip truk karena kondisi jalan yang licin.
- Korban sempat dirawat di Puskesmas Cigudeg sebelum meninggal di RSUD Leuwiliang sekitar pukul 04.30 WIB.
Sempat Dirawat Sebelum Mengembuskan Napas Terakhir
Setelah terjatuh, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Al Ridwan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni Puskesmas Cigudeg, untuk mendapatkan penanganan medis pertama.
Namun, karena luka yang dideritanya cukup serius dan kondisinya terus memburuk, tim medis di puskesmas memutuskan untuk merujuknya ke rumah sakit yang lebih besar. Al Ridwan kemudian dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Sayangnya, takdir berkata lain. Setelah berjuang melawan cederanya, Al Ridwan mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
“Sudah ditangani di rumah sakit, tapi sekitar subuh pukul 04.30 WIB almarhum meninggal dunia di RSUD Leuwiliang,” ujarnya.
Jenazah Al Ridwan kemudian dibawa ke rumah duka dan telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Dikenal Humoris, Sempat Hadiri Pernikahan Teman
Di mata keluarga dan teman-temannya, Al Ridwan dikenal sebagai pribadi yang baik dan penuh canda. Kepergiannya meninggalkan kenangan manis yang tak akan terlupakan.
Fajar menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi, almarhum bahkan masih sempat berbagi kebahagiaan dengan menghadiri acara pernikahan salah seorang temannya.
Baca Juga: Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
“Di mata keluarga dan warga Sukajaya, almarhum dikenal baik dan humoris. Kebaikannya tidak bisa dilupakan. Sebelum kecelakaan ini, almarhum juga sempat menghadiri acara pernikahan temannya,” kata Fajar.
Berita Terkait
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
-
Cara Klaim Asuransi Jasa Raharja, Ini Syarat dan Besaran Santunan
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Kecelakaan Beruntun di Rawa Buaya: Truk Kontainer Tabrak Motor dan Mobil, Dua Terluka
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan