- Polda Metro Jaya memperbaiki lebih dari 1.000 titik jalan rusak setelah meningkatnya kecelakaan di Jakarta.
- Data Januari 2026 mencatat 27 kecelakaan akibat jalan berlubang, menyebabkan satu korban meninggal dunia.
- Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menangani sekitar 6.000 titik jalan berlubang hingga akhir Januari 2026.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap sedikitnya 1.000 titik jalan rusak di Jakarta mulai diperbaiki menyusul meningkatnya kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di tengah tingginya curah hujan.
Berdasar data, dalam kurun 1 hingga 28 Januari 2026, polisi mencatat 27 kecelakaan lalu lintas yang disebabkan kondisi jalan berlubang. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, kerusakan jalan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan dalam beberapa waktu terakhir, selain faktor dominan berupa kelalaian pengendara.
Ia menjelaskan, pihaknya kekinian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan sekaligus perbaikan jalan yang mengalami kerusakan akibat hujan.
"Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan/pemetaan. 1.000 lebih titik yang saat ini sudah dilakukan perbaikan, namun karena memang kondisi cuaca yang masih seperti ini, tentunya kita terus intens melakukan pemetaan dan juga perbaikan," kata Komarudin kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Komarudin berharap langkah perbaikan tersebut dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kondisi infrastruktur jalan yang rusak.
Ia jug menegaskan, upaya pemetaan dan perbaikan akan terus dilakukan selama curah hujan masih tinggi dan berisiko memperparah kerusakan jalan.
Sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya mencatat sekitar 6.000 titik jalan berlubang hingga akhir Januari 2026 akibat intensitas hujan yang tinggi.
Hingga 29 Januari 2026, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan penanganan dengan menambal lubang-lubang tersebut.
Baca Juga: Akhirnya Diperbaiki, 'Jebakan Batman' Jalan Juanda Depok yang Bikin Celaka Pengendara
Berita Terkait
-
Baru Januari, Jalan Berlubang Sudah Picu Puluhan Kecelakaan di Jakarta: Satu Orang Tewas
-
Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Akhirnya Diperbaiki, 'Jebakan Batman' Jalan Juanda Depok yang Bikin Celaka Pengendara
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung