- Komisi D DPRD DKI Jakarta menuntut Dinas Lingkungan Hidup transparan mengenai dokumen lingkungan RDF Plant Rorotan.
- Anggota Komisi D, Ali Lubis, menilai AMDAL adalah kunci utama penyelesaian masalah dampak lingkungan yang terjadi.
- Keterbukaan dokumen lingkungan diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap proyek senilai Rp1,3 triliun tersebut.
Suara.com - Persoalan bau menyengat di RDF Plant Rorotan membuat Komisi D DPRD DKI Jakarta mendesak Dinas Lingkungan Hidup untuk bersikap transparan terkait dokumen lingkungan.
Anggota Komisi D, Ali Lubis menyatakan bahwa kunci utama dari carut-marut dampak lingkungan ini terletak pada kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Hingga saat ini, publik maupun legislatif merasa belum mendapatkan kejelasan mengenai detail dokumen perizinan lingkungan proyek tersebut.
Ali menekankan bahwa seluruh potensi dampak, mulai dari jalur transportasi hingga pengelolaan limbah, seharusnya sudah dipetakan dalam AMDAL.
"Sampai hari ini, saya juga mendapat informasi bahwa AMDAL tersebut belum dibuka ke publik. Makanya saya mendorong agar dibuka secara transparan. Kalau memang ada masalah dan perlu diperbaiki, ya diperbaiki saja," tegas Ali Lubis di Komplek DPRD DKI Jakarta, Senin (2/2/2026).
Ketiadaan akses informasi ini memicu kecurigaan bahwa ada poin-poin kajian yang mungkin tidak dijalankan secara maksimal.
Ali berjanji akan mencecar Dinas Lingkungan Hidup dalam rapat kerja mendatang terkait bocornya dampak bau ke permukiman.
Ia menilai, jika kajian AMDAL dilakukan dengan benar, maka kebocoran limbah cair atau lindi tidak seharusnya terjadi.
"Semua itu seharusnya sudah selesai dikaji dalam AMDAL," kata Ali Lubis.
Baca Juga: Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
Transparansi dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap proyek strategis ini.
Legislator asal Fraksi Gerindra ini berharap pemerintah tidak defensif, dan berani mengakui kekurangan jika memang ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.
"Kalau terus tertutup dan tidak transparan, publik justru akan semakin bertanya-tanya. Apalagi ini anggarannya sangat besar, Rp1,3 triliun. Kalau tidak berjalan sebagaimana mestinya, tentu sangat merugikan masyarakat," pungkas Ali Lubis.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur