- Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, mengkritik keras operasional RDF Plant Rorotan karena masalah bau.
- Ali Lubis menduga perencanaan proyek pengolahan sampah bernilai Rp1,3 triliun tersebut sejak awal tidak matang.
- Penghentian sementara RDF Rorotan dianggap logis untuk meredam protes warga akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Suara.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, menyoroti tajam pengoperasian Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan yang belakangan menuai protes keras dari masyarakat sekitar.
Politisi Gerindra ini menduga adanya ketidaksiapan sejak awal dalam penyusunan rencana pengadaan fasilitas pengolahan sampah tersebut.
"Kalau ditanya bagaimana saya melihatnya, justru dari awal saya menduga perencanaannya tidak matang," ujar Ali di Komplek DPRD DKI Jakarta, Senin (2/2/2026).
Kecurigaan ini muncul karena proyek bernilai fantastis tersebut nyatanya masih menyisakan masalah bau menyengat, sekaligus diklaim mengganggu kesehatan warga.
Ali Lubis menyayangkan dana triliunan rupiah yang dikucurkan belum mampu menghadirkan teknologi yang benar-benar ramah lingkungan.
"Kenapa? Coba kita bayangkan, anggarannya kurang lebih Rp1,3 triliun. Dengan anggaran sebesar itu, sampai hari ini masih timbul persoalan dalam pengelolaan sampah yang katanya menggunakan teknologi modern. Ini tentu menjadi pertanyaan publik," lanjut Ali.
Lebih lanjut, Ali Lubis menilai penghentian sementara operasional adalah langkah yang logis demi meredam gejolak di masyarakat.
Fasilitas yang seharusnya menjadi solusi penanganan sampah ibu kota itu kini justru menjadi beban bagi lingkungan sekitar.
"Itu wajar, warga terdampak langsung oleh bau yang ditimbulkan," kata Ali.
Baca Juga: Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
Ali Lubis pun menegaskan bahwa persoalan ini menjadi rapor merah bagi instansi terkait dalam merancang proyek infrastruktur publik.
Sebelum diprotes gara-gara bau menyengat imbas rembesan lindi dari truk pengangkut sampah, RDF Rorotan sudah lebih dulu disorot gara-gara masalah serupa dari asap pembakaran pengolahan limbah.
"Kalau nanti ada rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup, yang akan saya pertanyakan secara serius adalah soal AMDAL. Ini kunci, kok bisa masih ada dampak bau?," pungkas Ali.
Berita Terkait
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit
-
DPRD DKI Desak Bau Menyengat di RDF Rorotan Segera Tuntas, Target Normal Beroperasi Desember
-
Gubernur Pramono Lanjutkan Uji Coba RDF Rorotan Meski Diprotes: Tidak Kapasitas Maksimum
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua