News / Nasional
Senin, 02 Februari 2026 | 15:45 WIB
Penyidik di Polsek Cilandak diamuk warga karena salah menulis keterangan BAP [Instimewa/generate AI]
Baca 10 detik
  • Penyidik Polsek Cilandak diperiksa Propam terkait dugaan perubahan substansi BAP penganiayaan menjadi kasus narkoba.
  • Pemeriksaan dilakukan oleh Propam Polda Metro Jaya dan Propam Polres Metro Jakarta Selatan setelah video beredar luas.
  • Video viral menunjukkan protes warga mengenai BAP yang menyebutkan timbangan narkoba, padahal kasus awal adalah penganiayaan.

Suara.com - Seorang penyidik Polsek Cilandak diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) terkait dugaan perubahan substansi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari perkara penganiayaan menjadi kasus narkoba. Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial.

Kasi Humas Polsek Cilandak, Aipda Nuryono, menyebut penyidik yang terekam dalam video viral tersebut telah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya dan Propam Polres Metro Jakarta Selatan.

"Untuk penyidik tersebut (yang ada di dalam video) sudah diperiksa oleh Propam Polda Metro dan Propam Polres Metro Jakarta Selatan," kata Nuryono kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Menurut Nuryono, perkara yang dipersoalkan masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik hingga kini juga masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti.

"Dalam proses penyelidikan tersebut, Penyidik Polsek Cilandak telah melakukan klarifikasi terhadap para saksi sesuai dengan prosedur yang berlaku," ujarnya.

Ia menjelaskan, klarifikasi dilakukan melalui mekanisme resmi kepolisian dengan menuangkan keterangan saksi ke dalam berita acara untuk kemudian dibacakan dan dikoreksi oleh saksi.

"Salah satu tahapan klarifikasi dilakukan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi ke dalam berita acara untuk kemudian dibacakan dan dikoreksi oleh saksi," ungkapnya.

Nuryono juga menegaskan pihak yang mengunggah dan memviralkan video tersebut berstatus sebagai saksi, bukan pelapor maupun terlapor.

Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @saukansamallo mengunggah video yang memperlihatkan seorang warga memprotes dua anggota polisi karena dokumen yang diminta untuk ditandatangani disebut tidak sesuai dengan hasil klarifikasi awal dugaan penganiayaan.

Baca Juga: Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden

Dalam lampiran BAP yang dipersoalkan, tercantum adanya timbangan narkoba. Barang tersebut disebut tidak berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan yang sebelumnya ditangani.

Load More