Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada hari Rabu, 4 Februari 2026, yang mengindikasikan dominasi kondisi berawan pada pagi hari dan potensi hujan di sebagian besar daerah pada siang hari.
Menurut data yang dipublikasikan oleh BMKG, mayoritas wilayah di Provinsi Jawa Barat diperkirakan akan mengalami kondisi langit berawan pada rentang waktu pagi hari, yakni antara pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Tidak ada daerah yang diprakirakan cerah atau cerah berawan pada periode pagi tersebut.
Beranjak ke sesi siang dan sore hari, antara pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, terjadi pergeseran signifikan pada kondisi atmosfer. BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan diguyur hujan, dengan intensitas yang bervariasi mulai dari ringan, sedang, hingga lebat, dan disertai dengan potensi sambaran petir.
Secara spesifik untuk Kota dan Kabupaten Sukabumi, pola cuaca yang terpantau adalah berawan saat pagi hari, diikuti dengan potensi hujan sepanjang siang hari. Pada malam hari, cuaca di wilayah Sukabumi diprakirakan kembali berawan, demikian pula saat memasuki dini hari.
Memasuki periode malam hari, yakni antara pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, terjadi pemecahan wilayah berdasarkan potensi curah hujan. Sebagian besar wilayah Jawa Barat diprakirakan akan kembali berawan.
Namun, ada beberapa wilayah yang masih diwaspadai mengalami potensi hujan pada malam harinya
Proyeksi cuaca untuk dini hari, pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, menunjukkan pola yang serupa dengan malam hari, dengan mayoritas daerah diprediksi berawan.
Daerah dengan potensi hujan pada dini hari meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Tidak ada prakiraan cuaca cerah maupun cerah berawan untuk seluruh Jawa Barat pada dini hari tersebut.
BMKG mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan aktivitas di luar ruangan agar memantau secara berkala prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Jawa Barat guna mengantisipasi potensi dampak dari perubahan kondisi atmosfer, terutama hujan dengan intensitas bervariasi yang diprediksi terjadi pada siang hari.
Analisis detail BMKG ini merupakan informasi penting bagi perencanaan aktivitas harian di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk tanggal yang ditentukan.
Berita Terkait
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK