- BMKG terbitkan peringatan dini hujan lebat disertai petir di Jabodetabek Senin pagi.
- Cuaca ekstrem diprediksi meluas ke seluruh Jakarta dan kota penyangga sekitarnya.
- Kondisi atmosfer ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 09.35 WIB hari ini.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Jabodetabek pada Senin (9/2/2026) pagi. Berdasarkan laporan resmi, fenomena alam ini diprediksi mulai terjadi di sejumlah titik sejak pukul 07.35 WIB.
Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," tulis prakirawan BMKG.
Wilayah awal yang terdampak meliputi sebagian besar Jakarta Utara, Kalideres di Jakarta Barat, hingga sebagian wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi. Kawasan Tangerang juga terpantau mulai diguyur hujan, terutama di wilayah Balaraja, Tigaraksa, hingga Benda.
Seiring berjalannya waktu, sebaran hujan diprediksi akan semakin meluas hingga menyentuh jantung ibu kota di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Kawasan penyangga seperti Kota Depok, Kota Bekasi, dan seluruh sudut Kota Tangerang Selatan juga masuk dalam daftar zona merah perluasan cuaca ini.
Bagi warga yang hendak beraktivitas ke kantor, BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi genangan mengingat cakupan wilayah terdampak yang sangat masif di hampir seluruh kecamatan. Situasi atmosfer yang kurang bersahabat ini diperkirakan berlangsung selama beberapa jam ke depan.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 09.35 WIB," lanjut laporan tersebut.
Para pengendara sepeda motor disarankan untuk menyiapkan jas hujan atau berteduh di tempat yang aman jika jarak pandang mulai berkurang. Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca terkini agar perjalanan di awal pekan ini tidak terhambat.
Baca Juga: Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi