- Polda Metro Jaya membongkar peredaran 9,4 kilogram ganja dan menangkap tiga tersangka di parkiran RS UKI, Jakarta Timur.
- Penangkapan tiga tersangka berinisial A, S, dan B dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 20.20 WIB.
- Selain ganja, polisi menyita barang bukti meliputi empat ponsel dan satu unit mobil Daihatsu Xenia.
Suara.com - Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis ganja seberat 9,4 kilogram yang beroperasi di Jakarta Timur. Tiga tersangka ditangkap saat berada di dalam mobil di area parkir Rumah Sakit UKI, Cawang, Kramat Jati.
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Kamis, 5 Februari 2026 sekitar pukul 20.20 WIB. Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran ganja di kawasan tersebut.
Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi. Polisi mendapati satu unit mobil Daihatsu Xenia yang dicurigai memasuki area parkir rumah sakit. Saat dilakukan pemeriksaan, tiga orang di dalam kendaraan langsung diamankan.
Kanit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Rian Faozi menyebut ketiga tersangka masing-masing berinisial A, S, dan B. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga paket besar ganja yang dibungkus lakban cokelat, beserta sejumlah paket kecil lainnya. Total barang bukti ganja yang diamankan mencapai 9.465 gram bruto.
"Pada hari Kamis, 5 Februari 2026 sekira pukul 20.20 wib telah mengamankan 3 orang yang diduga penyalahguna tindak pidana narkotika dengan inisial A, S dan B di halaman Parkir RS. Uki Jakarta Timur, kemudian barang bukti yang kami amankan diduga narkotika jenis ganja weberat 9.465 gram," ungkap Rian kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Selain narkotika, polisi juga menyita empat unit telepon genggam serta satu unit mobil yang digunakan para tersangka untuk menjalankan aksinya.
Saat ini, ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Bebas dalam Hitungan Hari, Fariz RM Siap Kembali Berkarya Usai Keluar dari Penjara
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk