- Gudang peralatan masak di Ragunan hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik.
- Kebakaran gudang peralatan katering di Pasar Minggu berhasil dipadamkan tanpa korban.
- Gulkarmat Jakarta Selatan terjunkan 76 personel padamkan api di gudang Kebagusan.
Suara.com - Sebuah gudang penyimpanan peralatan masak di Jalan Kebagusan Raya, Ragunan, Pasar Minggu, hangus dilalap si jago merah pada Senin (16/2/2026) pagi. Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan mulai berkobar dan mengancam permukiman warga sekitar pukul 05.00 WIB.
"Kami langsung mengerahkan 17 unit mobil pemadam dengan total 76 personel ke lokasi kejadian," ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal.
Api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian belakang gudang saat kondisi lingkungan masih sepi. Kepanikan sempat melanda warga karena pintu utama gudang masih dalam keadaan terkunci rapat ketika api mulai membesar. Sejumlah warga sempat berupaya mendobrak pintu gudang sebelum akhirnya petugas tiba di lokasi.
Si jago merah yang melahap area seluas kurang lebih 200 meter persegi tersebut berhasil dilokalisasi pada pukul 05.27 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan mulai pukul 05.46 WIB guna memastikan tidak ada sisa bara api yang terselip.
Amukan api diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting pada bangunan tersebut. Beruntung, insiden yang menghanguskan isi gudang peralatan katering ini tidak memakan korban jiwa di lokasi kejadian.
"Penanganan kebakaran dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 06.35 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," pungkas Asril.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen