News / Nasional
Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: White House)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo dan Donald Trump menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di Washington, D.C., pada Kamis (19/2/2026).
  • Perjanjian ini bertujuan meningkatkan kerja sama ekonomi saling menguntungkan antara Indonesia dan Amerika Serikat.
  • Kedua pemimpin berkomitmen mengimplementasikan kesepakatan untuk memperkuat keamanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Suara.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan penandatangan perjanjian perdagangan yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump merupakan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

Diketahui, Prabowo dan Trump menandatangani perjanjian perdagangan tersebut di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

“Perjanjian Bersejarah antara Amerika Serikat dan Republik Indonesia ini berisi tentang Perjanjian Perdagangan Timbal Balik,” kata Teddy dalam keterangannya.

"Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," katanya menambahkan.

Menurut Teddy, Prabowo dan Trump mengharapkan implementasi kesepakatan tersebut mampu memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional masing-masing negara, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan kemakmuran ekonomi global.

“Perjanjian ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global,” kata Teddy.

Teddy menyampaikan baik Prabowo maupun Trump menginstruksikan para menteri serta pejabat terkait untuk segera mengambil langkah lanjutan guna memastikan pelaksanaan perjanjian berjalan efektif.

“Presiden Trump dan Presiden Prabowo juga menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah lanjutan guna membuka era keemasan baru bagi kemitraan strategis Amerika Serikat–Indonesia,” kata Teddy.

Baca Juga: Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza

Load More