- Wakil Ketua Komisi X DPR RI menanggapi keluhan kebisingan lapangan Padel yang mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
- Lalu Hadrian Irfani mendorong Pemda DKI Jakarta segera membuat regulasi ketat terkait sarana olahraga tersebut.
- Dua usulan konkret yang diajukan adalah pemasangan peredam suara dan izin komunikasi dengan warga sebelum pembangunan.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menanggapi serius fenomena lapangan olahraga Padel yang belakangan dikeluhkan warga karena memicu kebisingan.
Meski mengapresiasi tingginya minat olahraga masyarakat, Lalu meminta agar aktivitas tersebut tidak mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Ia menilai maraknya lapangan Padel merupakan sisi positif dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat.
Namun, ia menyayangkan jika kehadiran sarana olahraga tersebut justru menjadi beban bagi warga yang tinggal di sekitarnya.
"Ya tentu pertama kalau sisi olahraganya, kami memandang bahwa ini kemajuan yang besar. Ada kesadaran dari masyarakat kita untuk berolahraga, itu dampak positif," ujar Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
"Tetapi ketika dengan adanya lapangan Padel yang berisik dan mengganggu ketertiban umum, apalagi di seputaran lapangan tersebut masyarakat di situ terganggu, maka ini menjadi persoalan tersendiri," katanya menambahkan.
Menyikapi hal ini, ia mendorong pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk segera turun tangan menyusun regulasi yang ketat.
Ia menekankan agar pertumbuhan industri olahraga tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.
"Kami berharap pemerintah daerah, terutama daerah khusus ibu kota atau DKI ini, untuk bisa membuat regulasi. Jangan sampai dengan adanya lapangan Padel yang banyak ini justru berdampak negatif terhadap lingkungan yang ada di sekitar," tegasnya.
Ia memberikan dua usulan konkret untuk mengatasi kebisingan tersebut.
Pertama, penggunaan material peredam suara pada lapangan Padel. Kedua, adanya komunikasi dan izin dari warga sekitar sebelum pembangunan sarana olahraga dilakukan.
"Kami mengusulkan misalnya lapangan Padel ini diberikan peredam. Terus yang kedua, tentu sebelum membangun harus ada komunikasi dengan masyarakat yang ada di sekitar situ," tambahnya.
Lalu juga menyoroti banyaknya keluhan yang muncul di wilayah Jakarta Selatan, bahkan aspirasi warga tersebut telah sampai ke meja DPR RI.
Ia memastikan bahwa Komisi X telah berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk menindaklanjuti masalah ini kepada pemerintah daerah.
"Kayak di Jakarta Selatan itu banyak memang keluhan. Bahkan itu sampai DPR juga tuh, kita sudah menerima suratnya. Tetapi kami menyampaikan melalui Menpora untuk berkomunikasi dengan Pemerintah DKI," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Rezky Aditya Buka Monarch Padel Court di Pejaten, Siap Jadikan Padel Gaya Hidup Modern
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta
-
Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia
-
Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas