- Satgas Anti Tawuran Polda Metro Jaya intensif patroli gabungan dari 12 hingga 23 Februari 2026.
- Pembentukan Satgas ini oleh Kapolda usai Apel Kamtibmas 14 Februari 2026 untuk cegah dini.
- Operasi berdampak nihil korban jiwa selama Ramadan, berbeda dengan Januari yang ada tiga korban jiwa.
Suara.com - Satgas Anti Tawuran bentukan Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli gabungan selama Ramadan. Dalam periode 12–23 Februari 2026, tidak tercatat korban jiwa akibat tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Satgas ini melibatkan personel Brimob, Sabhara, serta patroli warga. Pembentukan dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri usai deklarasi “Jaga Jakarta” dalam Apel Kamtibmas pada 14 Februari 2026. Operasi difokuskan pada pencegahan dini dengan menyisir titik-titik rawan dan membubarkan kelompok remaja yang terindikasi hendak bentrok.
Selama operasi berlangsung, enam remaja diamankan saat diduga bersiap untuk tawuran. Polisi menyita sejumlah senjata tajam dari tangan mereka. Para remaja tersebut kini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pola yang diterapkan mengedepankan pencegahan.
"Bapak Kapolda sangat mengapresiasi kolaborasi aktif masyarakat. Pendekatan kita kali ini sangat humanis namun tetap tegas,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Ia membandingkan situasi dengan bulan sebelumnya.
“Jika pada Januari lalu kita mencatat ada 3 korban jiwa akibat tawuran, maka selama masa Ramadan di bawah pengawasan Satgas ini, angka korban jiwa adalah nihil,” katanya.
Peran warga juga terlihat di Cipayung, Depok. Sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Pancoran Mas. Polisi memberikan pembinaan, termasuk kewajiban mengikuti tausiah di masjid.
Budi memastikan patroli gabungan dan langkah preventif akan terus dilakukan untuk menjaga situasi keamanan tetap terkendali selama Ramadan.
Baca Juga: Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
"Sinergi antara Brimob, Sabhara, dan warga menjadi formula kunci dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas yang modern dan berbasis komunitas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Membayar Zakat Fitrah? Ini Cara yang Benar
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
Mudik Perantau Jakarta: Ekspektasi Sukses dan Realitas Tak Selalu Indah
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan