- Direktur Utama LPDP, Sudarto, tegaskan beasiswa inklusif untuk menjaring talenta terbaik tanpa memandang status ekonomi keluarga.
- LPDP menyediakan beasiswa afirmasi untuk pemerataan akses pendidikan bagi kelompok spesifik; porsi target melebihi 25% tahun 2026.
- LPDP mengimbau pendaftar kategori mapan memilih parsial funding, sementara fokus studi diarahkan ke bidang strategis pembangunan nasional.
Meski demikian, pihak LPDP tetap memberikan imbauan moral bagi para calon pendaftar yang secara ekonomi sudah masuk dalam kategori mapan atau mampu.
Sudarto menyarankan agar kelompok ini mempertimbangkan untuk mengambil jalur beasiswa parsial atau partial funding.
Dalam skema ini, LPDP hanya akan menanggung biaya pendidikan sebesar 50 persen, sementara sisanya dibiayai secara mandiri oleh penerima beasiswa.
“Ini imbauan, kalau mampu, pilihlah bukan yang beasiswa penuh tapi beasiswa parsial, sehingga akan lebih banyak kami bisa membiayai beasiswa,” ujar Sudarto sebagaimana dilansir Antara.
Secara statistik, cakupan program LPDP terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hingga tahun 2026, lembaga ini tercatat telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar (degree).
Selain itu, terdapat 583.171 peserta yang tergabung dalam program kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
LPDP juga mencatat adanya 42.160 penerima beasiswa hasil kolaborasi dengan Kementerian Agama.
Sejak tahun 2021 hingga 2026, arah kebijakan pemberian beasiswa juga mulai digeser secara lebih terukur ke bidang-bidang yang dianggap strategis bagi masa depan pembangunan nasional.
Fokus utama diarahkan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), industri pangan dan maritim, sektor energi, kesehatan, hingga pertahanan.
Baca Juga: Warning Bagi Awardee! LPDP Sanksi Alumni Tak Pulang, Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Mi
Selain itu, LPDP juga memprioritaskan bidang digitalisasi yang mencakup pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor.
Bidang lain yang menjadi perhatian adalah hilirisasi industri, manufaktur, pengembangan material maju, kewirausahaan, serta industri kreatif.
Langkah ini diambil agar para alumni LPDP memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan visi besar Indonesia di masa depan.
Saat ini, LPDP mencatat masih ada sekitar 38 ribu penerima beasiswa yang aktif menempuh studi di berbagai universitas, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan total anggaran yang dikelola, LPDP terus berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian prestasi akademik tertinggi dengan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Warning Bagi Awardee! LPDP Sanksi Alumni Tak Pulang, Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Mi
-
Isyana Sarasvati Kuliah di Mana? Bantah Tuduhan Terima Beasiswa LPDP
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
-
Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!