- Partai Golkar telah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud terkait sorotan publik pengadaan mobil dinas Rp8,5 miliar.
- Golkar meminta Rudy Mas'ud lebih peka terhadap suara masyarakat dan mengukur kebijakan dengan kondisi rakyat saat ini.
- Rudy menjelaskan anggaran tersebut disetujui 2024 dengan alasan medan Kaltim berat, namun ia kini masih memakai mobil pribadi.
Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi dengan Rudy Mas'ud menyusul sorotan publik terhadap pernyataannya mengenai pengadaan mobil dinas seharga Rp8,5 miliar. Golkar, kata Sarmuji, meminta Rudy lebih peka terhadap suara masyarakat.
Menurut Sarmuji, seorang gubernur harus mengukur kebijakan dengan kondisi rakyat, bukan semata berdasarkan ukuran pribadi, terlebih di tengah situasi efisiensi anggaran.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim. Kami meminta untuk lebih mendengarkan suara publik di tengah efisiensi,” kata Sarmuji dikutip dari antara, Jumat.
Sarmuji menjelaskan, dari penuturan Rudy, anggaran mobil dinas tersebut telah disetujui pada 2024 dan pembeliannya dilakukan dengan sistem inden. Ia juga menyebut alasan geografis sebagai salah satu pertimbangan.
“Kalimantan Timur medannya berat, dengan luas wilayah seperti luasan pulau Jawa. Tapi apapun kita harus mengukur dengan kondisi rakyat kita,” kata dia.
Selain itu, Sarmuji menyampaikan bahwa Rudy saat ini masih menggunakan mobil pribadi sebagai kendaraan dinas. Menurutnya, langkah tersebut dinilai lebih baik.
“Itu lebih baik meskipun pada dasarnya Gubernur berhak mendapatkan mobil dinas,” kata dia.
Sebelumnya, Rudy Mas’ud menuai perhatian publik setelah menyatakan pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar dilakukan demi menjaga marwah Kalimantan Timur. Ia juga menyebut pembelian kendaraan dengan spesifikasi tersebut telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).
Baca Juga: Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Segini Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M
Berita Terkait
-
Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Segini Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M
-
7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim Sarifah Suraidah, Style Ala Noni Belanda Disorot
-
Tangguh di Area Tambang dan Kebun Sawit, 8,5 M Dapat Mitsubishi Triton Double Cabin Berapa Unit?
-
Spesifikasi Mewah Range Rover Autobiography, Calon Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Gubernur Kaltim dari Partai Apa? Disorot karena Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!