- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, Senin (2/3/2026) membantah keras upaya negosiasi dengan Amerika Serikat.
- Pernyataan ini muncul pasca eskalasi militer usai operasi AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran.
- Iran membalas serangan tersebut dengan drone dan rudal, mengakibatkan tewasnya tiga personel militer Amerika Serikat.
Suara.com - Tensi geopolitik di Timur Tengah kembali mencapai titik didih setelah Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengeluarkan pernyataan resmi yang menutup rapat pintu diplomasi dengan Washington.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (2/3/2026) hari ini, Larijani secara tegas membantah segala klaim yang menyebutkan bahwa Teheran tengah berupaya memulai kembali perundingan dengan Amerika Serikat.
Langkah ini diambil di tengah eskalasi militer yang semakin tidak terkendali di kawasan tersebut.
Pernyataan keras tersebut disampaikan Larijani melalui platform media sosial X, sebagai respons langsung terhadap laporan yang beredar luas di media internasional.
Laporan tersebut sebelumnya mengklaim bahwa Iran sedang meluncurkan inisiatif diplomatik baru untuk mencairkan hubungan yang membeku dengan pemerintahan AS.
Namun, Larijani memastikan bahwa posisi Teheran tetap teguh pada prinsip awal untuk tidak terlibat dalam pembicaraan apa pun dengan pihak Washington.
Secara spesifik, Larijani merujuk pada laporan Al Jazeera yang mengutip pemberitaan dari The Wall Street Journal.
Dalam laporan media Barat tersebut, disebutkan bahwa Larijani secara pribadi berupaya melanjutkan negosiasi dengan Washington melalui perantara Oman, yang selama ini memang dikenal sebagai mediator tradisional bagi kedua negara.
Menanggapi klaim tersebut, Larijani memberikan jawaban singkat namun sangat menentukan arah kebijakan luar negeri Iran saat ini.
Baca Juga: Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik Iran-AS, Pengamat UGM: Siapa yang Mau Percaya?
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” katanya.
Penegasan ini menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional bahwa ruang dialog telah tertutup. Bagi audiens di kota-kota besar Indonesia yang memantau stabilitas ekonomi global, ketegangan ini diprediksi akan berdampak pada fluktuasi harga energi dan keamanan maritim di jalur perdagangan internasional.
Dalam unggahan terpisah di platform yang sama, Larijani juga melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Ia menilai kepemimpinan Trump telah membawa kawasan Timur Tengah ke dalam jurang kekacauan yang lebih dalam. Larijani menyoroti retorika Trump yang dianggapnya hanya didasarkan pada pandangan yang tidak realistis terhadap situasi di lapangan.
Ia mengkritik Trump karena dinilai menyeret kawasan ke dalam kekacauan dengan “ilusi kosong.”
Larijani memandang bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Gedung Putih saat ini justru mengabaikan kepentingan nasional Amerika Serikat sendiri demi kepentingan pihak lain.
Berita Terkait
-
Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik Iran-AS, Pengamat UGM: Siapa yang Mau Percaya?
-
Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Hancurkan Iran dengan Lebih Brutal
-
Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian
-
Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat