- Presiden Prabowo undang mantan presiden dan wakil presiden diskusi di Istana.
- Jokowi dipastikan hadir penuhi undangan silaturahmi Presiden Prabowo malam ini.
- Pertemuan silaturahmi Prabowo dengan tokoh bangsa dijadwalkan berlangsung di Istana.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden dan mantan wakil presiden Republik Indonesia untuk berkumpul di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/3/2026) malam.
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), telah memberikan konfirmasi untuk hadir dalam agenda tersebut. Kepastian kehadiran Jokowi disampaikan langsung oleh ajudannya, Syarif Fitriansyah.
"Insyaallah beliau hadir," ujar Syarif saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).
Kehadiran Jokowi ke Istana malam ini bertujuan untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden Prabowo. Melalui undangan tersebut, Prabowo mengajak para pendahulunya untuk menjalin silaturahmi sekaligus melakukan diskusi mengenai berbagai isu strategis.
Pertemuan di Istana Negara tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada pukul 19.30 WIB.
"Dalam undangan tertulis agenda tersebut adalah pertemuan silaturahmi dan diskusi," tambah Syarif.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik