- SBY menyoroti eskalasi konflik Timur Tengah pasca serangan misterius di pangkalan militer Inggris di Siprus.
- Ia mempertanyakan potensi penerapan Pasal 5 NATO jika serangan terhadap pangkalan Inggris memicu keterlibatan anggota lain.
- SBY khawatir keterlibatan NATO bisa menyeret aktor global besar lain menuju potensi konflik dunia ketiga.
Suara.com - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilainya semakin meluas dan berbahaya.
Terlebih setelah adanya serangan misterius di pangkalan militer Inggris di Siprus di tengah memanasnya konfrontasi antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.
SBY menyebut situasi ini berpotensi meningkatkan risiko keterlibatan aktor-aktor global lain, termasuk negara-negara anggota NATO.
“Ternyata juga ada pos Inggris yang ada di Siprus itu juga diserang. Nah, ini masuk enggak dalam artikel 5 dari NATO?” ujar SBY dikutip dari tayangan di kanal YouTube pribadinya, Selasa (3/3/2026).
Pangkalan militer Inggris itu diketahui berada di wilayah Siprus, negara anggota Uni Eropa yang menjadi lokasi strategis bagi operasi militer Inggris di kawasan Mediterania Timur dan Timur Tengah.
Serangan terhadap fasilitas militer Inggris di wilayah tersebut dinilai bisa memicu implikasi geopolitik yang luas.
Sebagaimana diketahui, Inggris merupakan anggota NATO. Dalam Piagam NATO, terdapat Pasal 5 yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu negara anggota dapat dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Meski demikian, penerapan Pasal 5 tidak berlangsung otomatis dan memerlukan keputusan politik bersama negara-negara anggota.
Namun SBY mengingatkan, jika eskalasi ini tak terkendali dan melibatkan negara-negara NATO secara langsung, maka potensi konflik global akan semakin besar.
Baca Juga: Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
SBY menilai, konflik saat ini tak lagi sekadar terbatas pada Israel dan Amerika Serikat melawan Iran.
“Sekarang sudah meluas. Tidak lagi hanya antara Israel bersama Amerika bertempur melawan Iran, tetapi yang lain juga sudah nimbrung melibatkan diri,” katanya.
Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika anggota NATO ikut terlibat secara langsung, maka negara-negara besar lain seperti Rusia, Tiongkok, hingga Korea Utara bisa ikut terseret dalam pusaran konflik.
“Kalau anggota NATO nimbrung di situ, bagaimana Rusia, bagaimana Tiongkok, bagaimana Korea Utara? Ini menurut saya very-very dangerous,” ujar SBY.
Menurutnya, Timur Tengah berpotensi menjadi flash point yang dapat mengarah pada peperangan yang lebih besar jika eskalasi tidak segera dikendalikan.
Ancaman Perang Dunia Ketiga
Berita Terkait
-
Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS
-
Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma
-
Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah
-
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan
-
Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?
-
Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi
-
Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR
-
Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel
-
Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor
-
KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel
-
Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak