Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (ANTARA/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)
Baca 10 detik
- SBY menyoroti eskalasi konflik Timur Tengah pasca serangan misterius di pangkalan militer Inggris di Siprus.
- Ia mempertanyakan potensi penerapan Pasal 5 NATO jika serangan terhadap pangkalan Inggris memicu keterlibatan anggota lain.
- SBY khawatir keterlibatan NATO bisa menyeret aktor global besar lain menuju potensi konflik dunia ketiga.
Dalam pernyataannya, SBY juga menyinggung kemungkinan terburuk berupa perang dunia ketiga.
“Saya sering mengatakan, bisa loh Perang Dunia Ketiga terjadi, meskipun sebenarnya bisa dicegah untuk tidak ke situ,” kata dia.
Ia berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah konflik semakin melebar.
Selain aspek militer, SBY juga mengingatkan bahwa dampak konflik sudah terasa pada sektor ekonomi global yang mengalami berbagai disrupsi.
“Belum dikaitkan dengan perekonomian yang sudah mengalami disruption di sana sini,” ujarnya.
SBY menegaskan, situasi global saat ini membutuhkan kepemimpinan dunia yang bijak dan kemampuan diplomasi tingkat tinggi agar konflik tidak berkembang menjadi perang berskala besar.
Komentar
Berita Terkait
-
Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS
-
Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma
-
Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM
-
Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan
-
Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'
-
Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam
-
Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah
-
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko