- Longsor hebat terjadi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu siang, dipicu curah hujan tinggi menyebabkan ketidakstabilan gundukan sampah.
- Basarnas mengonfirmasi tiga korban meninggal dunia akibat tertimbun, yaitu dua pemilik warung dan seorang sopir truk di lokasi.
- Proses evakuasi dan pendataan korban serta truk yang tertimbun masih berlangsung di TPST Zona 4C dengan melibatkan petugas gabungan.
Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya juga telah turun tangan untuk membantu proses penanganan darurat dan pengamanan di lokasi bencana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian memiliki dugaan kuat mengenai adanya korban lain yang mungkin masih terperangkap di bawah material longsoran sampah yang sangat tebal.
"Diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan, serta beberapa truk sampah yang turut tertimbun material longsor," kata Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Budi menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk mempercepat proses pencarian.
Lokasi spesifik terjadinya longsor berada di TPST DKI Zona 4C, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Kejadian ini dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, di mana saat itu aktivitas bongkar muat sampah sedang berlangsung cukup padat di zona tersebut.
"Terkait peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Polda Metro Jaya telah melakukan penanganan di lapangan," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan yang terdiri dari unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kota Bekasi, dan BPBD Provinsi DKI Jakarta masih berjibaku di lokasi.
Sejumlah alat berat dan alat bantuan evakuasi telah dikerahkan untuk membongkar tumpukan sampah guna mencari keberadaan truk-truk yang hilang serta memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal.
Baca Juga: Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
Pendataan korban secara pasti masih menunggu hasil akhir dari operasi pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan di zona 4C tersebut.
Desiana Kartika Bahari kembali menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah melakukan penyisiran secara menyeluruh di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya warung dan kendaraan.
"Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25), Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk," ucapnya kembali untuk memastikan data korban meninggal dunia yang telah terverifikasi.
Pihak berwenang juga mengimbau kepada masyarakat dan para pekerja di TPST Bantargebang untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan stabilitas gundukan sampah yang masih rawan di beberapa zona lainnya.
"Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," katanya menutup keterangan terkait perkembangan situasi di lokasi bencana.
Berita Terkait
-
Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?