- Rumah produksi Jogja Parcel mengalami peningkatan signifikan dalam penyusunan parsel menjelang Lebaran.
- Karyawan menghadapi tantangan ketelitian saat menyusun item mudah pecah dan proses pembungkusan plastik.
- Jogja Parcel menawarkan puluhan variasi parsel dengan harga Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta bagi pelanggan.
Suara.com - Lebaran selalu punya cara untuk merekatkan kembali jemari yang jarang berjabat. Salah satunya melalui bingkisan parsel yang dikirim dengan penuh doa.
Di balik kemilau pita warna-warni dan plastik pembungkus yang bening, ada kesabaran yang diuji di setiap sudut ruang produksi.
Seorang karyawan tampak duduk bersimpuh, dikelilingi oleh tumpukan keranjang rotan yang mulai terisi penuh. Tangannya dengan cekatan menyusun botol sirup merah, biskuit kaleng, dan aneka camilan.
Ia memastikan setiap item berdiri kokoh di atas alas kardus atau rotan yang telah disiapkan. Di sekitarnya, pita warna-warni berserakan di dalam kotak, menunggu giliran untuk disematkan.
Ketelitian di Tengah Puasa
Kesibukan ini sudah terlihat di rumah produksi Jogja Parcel sejak beberapa minggu terakhir.
"Kesulitannya itu pas bikin parsel di dalam keranjang yang agak kosong itu. Jadi harus dialasin dulu, bikin satu-satu alasnya pakai kardus, terus nanti dikasih item-item biar terlihat cantik," kata salah seorang tim produksi, Ratri Indriastuti, ditemui Suara.com, Senin (9/3/2026).
Tak hanya itu, Ratri bilang tantangan lain muncul saat menyusun parsel yang berisi keramik. Bahan yang mudah pecah membuat proses penataan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.
"Terus sama waktu nyusun parsel keramik, karena ya harus hati-hati biar nggak retak atau pecah," ucapnya.
Selain menyusun isi parsel, proses pembungkusan turut membutuhkan ketelitian tinggi. Plastik pembungkus harus ditarik dengan presisi agar tidak robek serta tetap tampak rapi hingga sampai ke tangan pembeli.
Baca Juga: Senin 9 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Simak Perbedaan Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
"Paling susah wrappingnya, karena ditarik harus hati-hati biar enggak sobek, kalau sobek ngulang lagi," tuturnya.
Menyusun parsel bukan sekadar menumpuk barang, melainkan seni menjaga keamanan produk. Ratri mengakui bahwa konsentrasi sering kali teruji, apalagi saat bekerja di tengah suasana Ramadan.
"Kalau sampai menjatuhkan (pecah) belum pernah. Cuma kalau salah pasang, misalnya yang harusnya di sebelah sini jadi ketuker gitu pernah sih. Apalagi pas puasa gini. Jadi laper, ngantuk, haus gitu," ujarnya.
Namun, dengan keahlian yang sudah diasahnya sejak tahun 2023, waktu produksi kini lebih efisien. Untuk parsel ukuran kecil, Ratri hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam.
Namun, untuk parsel besar yang jarang dibuat, ia bisa menghabiskan waktu hingga satu setengah jam karena harus melihat contoh desain agar tidak terjadi kesalahan.
"Ya yang jelas kalau menurut saya pribadi, yang dibutuhkan itu ketelitian sama kehati-hatian aja sih. Kesabaran, iya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Senin 9 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Simak Perbedaan Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
-
150 Kumpulan Caption Berbagi Takjil Ramadan untuk Media Sosial
-
5 Inspirasi Takjil Warna Kuning untuk Buka Puasa yang Segar dan Menyehatkan
-
Cara Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Esensi Ibadah saat Ramadan
-
Promo Ramadan BRImo: Buka Puasa di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
-
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Jenderal Teheran Ancam Serangan Lebih Besar Jika Dibalas
-
Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti
-
Mensesneg Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Bantah Isu Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami
-
Dasco Bahas Percepatan Investasi dan Tata Kelola Ekspor Bersama Sejumlah Menteri