- Presiden Trump mengancam menghabisi Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, jika tuntutan AS diabaikan.
- Laporan WSJ menyebutkan tuntutan utama Trump adalah penghentian total program nuklir Iran oleh Teheran.
- Mojtaba Khamenei resmi menggantikan ayahnya setelah serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu.
Suara.com - Ketegangan antara Washington dan Teheran mencapai titik didih. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan membuka peluang untuk mengambil langkah ekstrem, yakni "menghabisi" Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, jika ia menolak tunduk pada tuntutan AS.
Laporan The Wall Street Journal pada Minggu (9/3) mengungkapkan bahwa Trump menyampaikan opsi tersebut secara pribadi kepada para asistennya.
Mengutip pejabat dan mantan pejabat AS, tuntutan utama Trump mencakup penghentian total program nuklir Iran.
Meski Gedung Putih enggan berkomentar, sinyal ketidaksukaan Trump sudah terlihat di publik.
Trump secara terang-terangan menyebut penunjukan Mojtaba sebagai "sebuah kesalahan besar" dan meragukan umur kepemimpinannya.
Kepada The New York Post, Trump juga menegaskan dirinya "tak senang" dengan hasil pemilihan pemimpin baru tersebut.
Mojtaba Khamenei (56) naik takhta menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu.
Penunjukan ini mengakhiri era 37 tahun kepemimpinan Ali Khamenei, namun kini Mojtaba langsung berhadapan dengan ancaman serius dari Gedung Putih. (Antara)
Baca Juga: Chappy Hakim: Perang AS-Israel vs Iran Bisa Berhenti Jika 3 Pihak Ini Bergerak
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun