- Donald Trump meyakini konflik AS-Iran akan berlangsung dalam waktu singkat demi menstabilkan harga minyak dunia, meski ia tetap mengancam akan mengambil tindakan tegas jika pasokan energi terganggu.
- Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran memicu eskalasi baru, bayang-bayang saling serang rudal antara Iran, Israel, dan sekutu AS di Timur Tengah.
- Perang yang telah mengorbankan ribuan nyawa ini membuat AS menarik staf dari Arab Saudi, sementara pihak Iran menegaskan sudah tidak ada lagi ruang untuk diplomasi.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru saja mengeluarkan pernyataan mengejutkan mengenai masa depan Perang Iran-AS yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah.
Meski situasi geopolitik semakin mencekam setelah terpilihnya Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, Trump optimistis konflik ini tidak akan berlangsung lama.
Keyakinan tersebut diungkapkan oleh sang presiden dengan harapan konflik yang mereda dapat segera menstabilkan harga minyak dunia yang sempat meroket tajam akibat pertempuran bersenjata ini.
Perang yang sedang berlangsung ini memang telah membatasi pasokan utama minyak dan gas ke pasar dunia hingga membuat harga bahan bakar melonjak di seluruh wilayah AS.
“Kami mengakhiri semua ancaman ini untuk selamanya, dan akibatnya adalah harga minyak, harga minyak dan gas yang lebih rendah bagi keluarga Amerika,” kata Trump dikutip dari 1news.
Pernyataan tersebut muncul setelah Trump bertemu dengan sekelompok anggota parlemen di klub golf miliknya yang terletak di dekat wilayah Miami.
"Kami melakukan perjalanan kecil ke Timur Tengah untuk menyingkirkan kejahatan. Dan, saya pikir Anda akan melihat bahwa ini akan menjadi perjalanan jangka pendek," tambah Trump.
Meski meramalkan konflik jangka pendek, Trump sempat membayangkan bahwa pertempuran terburuk mungkin masih menanti di depan mata.
Ia bahkan secara terbuka mengancam akan mengintensifkan tindakan militer jika Iran melakukan upaya apa pun untuk menghentikan pasokan minyak dunia.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'
Pernyataan yang menarik-ulur ini langsung membuat harga minyak dan pasar saham di tingkat global bergerak naik-turun secara drastis.
Di sisi lain, parlemen Iran baru saja memilih Ayatollah Mojtaba Khamenei yang beraliran keras untuk menggantikan mendiang ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi.
Terpilihnya ulama berusia 56 tahun yang memiliki hubungan sangat erat dengan Garda Revolusi tersebut sempat memicu ketakutan yang membuat harga minyak kembali melonjak.
Para investor global melihat transisi kepemimpinan ini sebagai sinyal kuat bahwa Iran sedang bersiap menghadapi eskalasi setelah sepuluh hari perang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Terkait kepemimpinan baru ini, ribuan warga Iran turun ke alun-alun pusat di ibu kota Teheran untuk menunjukkan kesetiaan sambil mengibarkan bendera.
Merespons suksesi tersebut, Trump mengaku kecewa atas terpilihnya Mojtaba Khamenei yang selama ini dikenal jauh lebih tidak kenal kompromi dibandingkan mendiang ayahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April