- Kaesang Pangarep dan Ahmad Ali PSI kunjungi Ponpes Al-Munawir, Krapyak, Bantul pada Selasa (10/3).
- Pertemuan tersebut bertujuan menguatkan iman dan ibadah selama bulan suci Ramadan melalui silahturahmi.
- PSI menghentikan kegiatan politik sebulan penuh untuk 'mengisi batin' dan mempererat hubungan dengan ulama.
Suara.com - Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali serta jajaran DPW PSI Yogyakarta melakukan kunjungan silahturahmi di Pondok Pesantren Al-Munawir, Krapyak, Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta, Selasa (10/3).
Bertemu pengasuh pondok pesantren Al-Munawir KH. Abdul Hamid Abdul Qadir Munawir, Kaesang Pangarep dan Ahmad Ali beserta jajaran DPP PSI disambut baik dan mendapatkan masukan tentang aqidah agama serta doa.
Saat ditanya awak media terkait kunjungan kedua di Ponpes Yogyakarta, Ahmad Ali menjelaskan bahwa ini adalah kunjungan silahturahmi.
Menurutnya pertemuan dengan para kyai dan ulama atau para tokoh agama di kalangan pondok pesantren, pimpinan atau kader PSI secara langsung untuk tidak lupa akan ibadah, menguatkan iman di bulan suci Ramadan, dan menghentikan kegiatan politik.
"Dalam rangka ya kalau istilahnya baterai itu ngecharge. Jadi sebelas bulan kita melaksanakan politik bahkan satu bulan penuh ini kami menghentikan semua kegiatan kegiatan politik. Kami lebih banyak bersilahturahmi, mengisi batin, banyak ibadah,” kata Ahmad Ali.
Ia menambahkan para kader dan jajaran jangan hanya fokus di politik. Butuh yang namanya istirahat dalam politik selama sebulan penuh.
Para kader PSI agar tidak lupa dengan para alim ulama dan kyai atau tokoh agama, dan memperat silahturahmi dengan mereka.
"insya Allah dari pertemuan-pertemuan ini akan menguatkan spiritual untuk nanti melaksanakan kinerja politik, yang lebih sehat dan lebih baik, untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutup Ahmad Ali.
Baca Juga: Safari Ramadan di Sleman, Kaesang Pangarep Nikmati Sate Klatak di Pesantren Minggir
Berita Terkait
-
Safari Ramadan di Sleman, Kaesang Pangarep Nikmati Sate Klatak di Pesantren Minggir
-
Mantan Pacar Kaesang Pangarep, Felicia Tissue Resmi Dilamar Kekasih
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah