News / Nasional
Selasa, 10 Maret 2026 | 18:05 WIB
Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep kembali melanjutkan Safari Ramadan dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/3). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, mengunjungi Pondok Pesantren Minggir di Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (10/3).
  • Kunjungan ini merupakan bagian Safari Ramadan PSI untuk mempererat silaturahmi serta meminta nasihat tokoh agama setempat.
  • Saat berbuka, Kaesang dan rombongan disuguhi kuliner khas Yogyakarta yaitu Sate Klatak oleh Gus Muwafiq.

Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep, melanjutkan agenda Safari Ramadan dengan mengunjungi Pondok Pesantren Minggir di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/3). Dalam kunjungan itu, Kaesang didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali.

Kaesang dan rombongan tiba menjelang waktu berbuka puasa. Mereka langsung melaksanakan salat magrib berjamaah bersama pimpinan pesantren, KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq.

Usai ibadah, Gus Muwafiq menyuguhi tamunya kuliner khas Yogyakarta, yakni Sate Klatak. Ia menjelaskan keunikan hidangan tersebut yang berbeda dari sate pada umumnya.

“Itu sate klatak yang tidak pakai bumbu, enak itu sate klatak,” kata Gus Muwafiq.

Kaesang pun mengaku menyukai hidangan tersebut, terutama cara memasaknya yang menggunakan jeruji roda sepeda motor sebagai tusuk sate. “Sate klatak yang pakai jeruji itu enak. Makanan Jogja enggak ada yang enggak enak,” ujar Kaesang.

Sementara itu, Ahmad Ali menilai makan sate klatak sudah menjadi tradisi saat berkunjung ke Yogyakarta. “Kalau tidak makan sate saat datang ke sini, berarti belum sampai,” ucapnya.

Ia menambahkan, kunjungan ke pesantren tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan PSI. Menurutnya, agenda itu bertujuan mempererat silaturahmi dengan para tokoh agama.

“Kunjungan kita ke Jogja ini merupakan rangkaian silaturahmi ke pondok dalam rangka Safari Ramadan, bertemu dan meminta nasihat para kiai,” kata Ahmad Ali.

Pondok Pesantren Minggir sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang menekankan pembinaan akhlak, pendalaman ilmu agama, serta tradisi hidup sederhana khas pesantren salaf di wilayah Sleman.

Baca Juga: Mantan Pacar Kaesang Pangarep, Felicia Tissue Resmi Dilamar Kekasih

Load More