- Politisi dan militer Israel merayakan keterlibatan pilot perempuan dalam operasi udara melawan Iran sebagai bukti kesetaraan gender.
- Partisipasi awak udara perempuan Israel dalam operasi militer disebut sebagai simbol kekuatan dan kemajuan sosial oleh pendukung Israel.
- Aktivis HAM mengkritik narasi feminisme militer karena kontras dengan laporan penderitaan ribuan perempuan dan anak perempuan di Gaza.
Suara.com - Perdebatan baru muncul terkait penggunaan narasi feminisme dalam konflik Timur Tengah.
Sejumlah politisi dan militer Israel merayakan keterlibatan perempuan dalam operasi militer, sementara di sisi lain laporan kemanusiaan menyoroti penderitaan perempuan dan anak perempuan di Gaza.
Foto empat pilot tempur perempuan Israel kembali beredar luas saat operasi militer terhadap Iran memanas.
Gambar tersebut menampilkan para pilot berdiri dengan helm dan seragam lengkap, menyerupai adegan film Top Gun, yang bagi banyak pihak dianggap sebagai simbol kekuatan militer sekaligus kebanggaan nasional.
Militer Israel menyebut keterlibatan perempuan dalam operasi udara sebagai bukti kesetaraan di medan tempur.
Dalam pernyataan resmi, juru bicara militer menyebutkan bahwa sekitar 30 awak udara perempuan, termasuk pilot dan navigator, terlibat dalam serangan udara di Iran dalam operasi yang disebut Roar of the Lion.
Ketua Partai Demokrat Israel, Yair Golan, ikut membagikan foto para pilot perempuan tersebut di media sosial.
Ia menulis, “Partisipasi puluhan awak udara perempuan dalam serangan kompleks di Iran membuktikan bahwa keberanian, profesionalisme, dan patriotisme tidak memiliki gender.”
Bagi sebagian warga Israel, keterlibatan perempuan dalam militer dipandang sebagai simbol kemajuan sosial.
Baca Juga: Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah
Survei lembaga Israel Democracy Institute bahkan menunjukkan lebih dari 90 persen warga Yahudi Israel dari berbagai spektrum politik mendukung operasi militer terhadap Iran.
Beberapa perempuan Israel juga menyuarakan dukungan terhadap operasi tersebut dengan mengaitkannya dengan kebebasan perempuan Iran.
Seorang penulis bernama Yasmin Saya menulis di media sosial, “Saya menulis dari tempat perlindungan saat suara ledakan terdengar di luar. Itu mengingatkan saya pada hubungan antara kebebasan kami di sini dan kebebasan rakyat Iran.”
Pada Hari Perempuan Internasional, militer Israel juga menyoroti peran perempuan dalam angkatan bersenjata.
Dalam unggahan berbahasa Inggris, mereka menulis, “Pada Hari Perempuan Internasional ini, kami menghargai kontribusi perempuan yang membuat setiap misi menjadi mungkin.”
Data militer menunjukkan bahwa perempuan kini mencapai lebih dari 21 persen pasukan tempur Israel, meningkat dari sekitar 7,2 persen pada 2015.
Berita Terkait
-
Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba
-
Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah
-
Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya
-
Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel
-
Siap-siap Hujan Rudal Iran
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?
-
MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN
-
Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi