- Politisi dan militer Israel merayakan keterlibatan pilot perempuan dalam operasi udara melawan Iran sebagai bukti kesetaraan gender.
- Partisipasi awak udara perempuan Israel dalam operasi militer disebut sebagai simbol kekuatan dan kemajuan sosial oleh pendukung Israel.
- Aktivis HAM mengkritik narasi feminisme militer karena kontras dengan laporan penderitaan ribuan perempuan dan anak perempuan di Gaza.
Pihak militer menyebut kontribusi perempuan sebagai bagian penting dari operasi militer di berbagai front.
Namun narasi tersebut menuai kritik dari sejumlah aktivis dan pengamat hak asasi manusia.
Para aktivis HAM menilai perayaan peran perempuan dalam militer kontras dengan dampak kemanusiaan konflik yang juga menimpa perempuan dan anak-anak di kawasan tersebut.
Menurut laporan kemanusiaan, sejak Oktober 2023 sekitar 33 ribu perempuan dan anak perempuan dilaporkan tewas di Gaza, sementara puluhan ribu lainnya terluka.
Utusan khusus PBB untuk isu kekerasan terhadap perempuan, Reem Alsalem, bahkan menyebut situasi tersebut sebagai bentuk femisida terhadap perempuan Palestina.
“Apa yang terjadi pada perempuan dan anak perempuan Palestina bukan sekadar dampak sampingan perang.” kata Alsalem seperti dikutip dari Mekomit.il
Ia menambahkan, “Ini adalah penghancuran kehidupan dan tubuh mereka karena mereka adalah perempuan dan karena mereka adalah warga Palestina.”
Situasi kemanusiaan di Gaza juga semakin memburuk. Lebih dari satu juta perempuan dan anak perempuan kini tinggal di tenda atau bangunan yang hancur, menghadapi kelaparan dan kekurangan obat-obatan.
Banyak perempuan yang sebelumnya mengurus rumah tangga kini harus antre berjam-jam untuk mendapatkan makanan dari organisasi bantuan.
Baca Juga: Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah
Mereka juga membawa air dan kayu bakar melewati lingkungan yang hancur sambil merawat anak-anak dan anggota keluarga yang mengalami trauma.
Di tengah situasi tersebut, sebagian pengamat menilai narasi kesetaraan gender dalam militer sering kali menutupi konsekuensi perang terhadap masyarakat sipil.
Mereka menilai diskusi tentang kesetaraan sering berhenti pada partisipasi perempuan di medan perang, tanpa membahas dampak konflik terhadap perempuan di wilayah yang terdampak.
Berita Terkait
-
Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba
-
Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah
-
Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya
-
Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel
-
Siap-siap Hujan Rudal Iran
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Khoirudin di HUT ke-12 Suara.com: Terus Semangat Menghadirkan Informasi yang Jernih dan Berkualitas
-
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
-
Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz
-
Persija Mulai Rancang Skuad Musim Depan, Bepe Bocorkan Nasib Para Pemain
-
Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?
-
Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia
-
Pengusaha Keluhkan Ormas Minta THR, Polri Turun Tangan Cari Bukti
-
Hakim Bali Vonis 16 Tahun Penjara Dua Warga Australia Pembunuh Ayah
-
Longsor Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Bukti Buruknya Manajemen Sampah
-
Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam