- Mohsen Araki, pimpinan Majelis Ahli, mengonfirmasi pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran.
- Keputusan tersebut diambil setelah kajian mendalam dan evaluasi panjang para ulama di Majelis Ahli.
- Araki menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, beberapa waktu lalu.
Suara.com - Pimpinan Majelis Para Ahli, Mohsen Araki, mengungkap proses pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Republik Islam Iran.
Mohsen Arak menyebut keputusan itu diambil setelah serangkaian kajian mendalam oleh para ulama dan anggota dewan.
Araki juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas syahidnya Ayatollah Agung Khamenei kepada seluruh umat Islam dan rakyat dunia,” kata Araki dalam wawancara yang dikutip kantor berita Tasnim News Agency.
Menurut Araki, pemilihan Mojtaba Khamenei dilakukan melalui proses panjang oleh Majelis Ahli.
Para anggota dewan menilai sejumlah tokoh sebelum akhirnya menyepakati satu kandidat yang dianggap paling layak.
“Pemilihan Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei dilakukan dengan ketelitian, penelitian mendalam, dan pertimbangan yang sangat matang oleh Majelis Ahli,” ujar Araki.
Ia menambahkan, lembaga tersebut telah lama meneliti calon-calon potensial untuk memimpin negara. Namun situasi dan kondisi tokoh-tokoh yang ada terus berubah seiring waktu.
Setelah evaluasi ulang selama lebih dari sepekan pasca wafatnya Ali Khamenei, dewan akhirnya mencapai kesimpulan. Mojtaba Khamenei dinilai sebagai figur paling tepat untuk memimpin Iran.
Baca Juga: Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
“Setelah kajian luas dan penilaian terhadap banyak tokoh, Majelis Ahli menyimpulkan bahwa Ayatollah Mojtaba Khamenei adalah sosok paling layak memikul tanggung jawab besar ini,” kata Araki.
Ia juga menegaskan setiap anggota dewan melakukan penelitian serius sebelum mengambil keputusan. Proses tersebut melibatkan berbagai komite dan analisis mendalam terhadap kandidat yang ada.
Araki menyatakan pemilihan pemimpin baru diharapkan membawa stabilitas bagi Iran dan dunia Islam. Ia juga menilai dukungan masyarakat menunjukkan persatuan nasional setelah masa duka.
“Kami berharap pilihan berharga ini membawa berkah bagi bangsa Iran, dunia Islam, dan semua pihak yang tertindas,” ujar Araki.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah
-
Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan
-
5 Kali Maju Pilpres Kejar Kursi RI 1, Prabowo: Saya Lihat dari Tahun 90-an Indonesia Salah Arah!