Tindakan ini tidak hanya menghambat kebebasan beragama, tetapi juga menciptakan suasana mencekam bagi warga sipil.
Larangan akses ini dianggap sebagai bentuk provokasi langsung yang melukai perasaan spiritual jamaah yang telah menantikan momen beribadah di bulan Ramadan.
Israel berdalih tegakkan keadilan
Pihak berwenang Israel mendalihkan kebijakan penutupan ini sebagai langkah keamanan yang diperlukan akibat situasi perang yang sedang berlangsung dengan Iran.
Namun, klaim tersebut ditolak keras oleh berbagai pihak karena dianggap sebagai dalih belaka melakukan aeksasi.
Berdasarkan pantauan Al Jazeera bahwa secara hukum internasional, tindakan Israel dinilai sebagai pelanggaran terhadap hukum di Yerusalem di mata dunia internasional.
Blokade tersebut melanggar prinsip kebebasan akses ke tempat ibadah yang dijamin oleh hukum kemanusiaan internasional.
Israel juga dianggap mengabaikan wewenang Departemen Wakaf Yerusalem yang secara sah memiliki yurisdiksi eksklusif untuk mengelola urusan di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.
Kecaman dari negara-negara Islam
Baca Juga: Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
AFP pada Kamis (12/3/2026) melansir delapan negara yang terdiri dari Qatar, Yordania, Indonesia, Turki, Pakistan, Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk keras blokade tersebut.
Para menteri luar negeri dari negara-negara tersebut menegaskan bahwa langkah Israel adalah tindakan ilegal dan tidak dapat dibenarkan.
Mereka bersatu dalam posisi bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki, termasuk situs-situs suci Islam dan Kristen di dalamnya.
Pernyataan bersama ini menunjukkan solidaritas lintas negara untuk menekan Israel agar segera menghentikan provokasi.
Mereka menuntut penghapusan segera semua pembatasan akses agar umat Muslim dapat kembali beribadah dengan tenang dan terhormat.
Hamas: Tindakan Israel berbahaya
Hamas dan Kementerian Luar Negeri Palestina juga memperingatkan bahwa blokade ini menciptakan preseden sejarah yang sangat berbahaya bagi stabilitas kawasan.
Mereka menuntut pihak penengah dari komunitas global mampu menjadi penengah.
Perlu adanya pihak tegas guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas akibat penutupan akses terhadap salah satu masjid suci umat Islam ini.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
-
Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang
-
Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'
-
Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur
-
Menghitung Amunisi Perang AS, Israel dan Iran, Siapa Duluan Habis?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis