- PPK 3.5 Jawa Tengah mengebut preservasi jalan Palur-Sragen, proyek multi tahun yang bertujuan mengatasi banjir sebelum Lebaran 2026.
- Progres fisik mencapai 41 persen, termasuk penyelesaian dua kilometer rigid pavement, sebagai solusi banjir akibat luapan sungai.
- Jaminan disampaikan bahwa jalur vital yang sering dilintasi kendaraan berat ini akan aman dari gangguan banjir saat musim mudik tiba.
Suara.com - Satuan Kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Provinsi Jawa Tengah tengah mengebut pengerjaan preservasi jalan di ruas Palur-Sragen guna menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Pengerjaan yang meliputi peninggian badan jalan tersebut difokuskan pada titik rawan yang kerap menjadi langganan banjir tahunan.
Novi Krisniawati selaku PPK 3.5 (Surakarta-Palur-Sragen-Mantingan) menjelaskan bahwa proyek tahun jamak ini telah memasuki masa pengerjaan tahun kedua.
"Ini dikerjakan selama 3 tahun, dan sudah berkontrak di 2025. Ini tahun kedua," kata Novi di lokasi, Kamis (12/3/2026).
Hingga saat ini, progres fisik pengerjaan infrastruktur jalan penghubung lintas provinsi tersebut telah mencapai angka 41 persen dengan deviasi positif sebesar 16,7 persen.
Salah satu capaian krusial adalah rampungnya pengerjaan jalan beton atau rigid pavement sepanjang kurang lebih dua kilometer yang kini sudah dapat dilintasi.
"Untuk mendukung Lebaran untuk tahun 2026 ini, kami sudah melaksanakan pekerjaan rigid sepanjang 2 kilometer kurang lebih," tutur Novi.
Langkah peninggian badan jalan atau raising diambil sebagai solusi permanen untuk mengatasi luapan air sungai yang kerap merendam kawasan KM 13 hingga KM 15.
Novi menyebutkan bahwa perbaikan ini sangat mendesak karena kondisi perkerasan jalan yang sudah lama tidak tersentuh penanganan sehingga muncul banyak lubang.
Baca Juga: Pastikan Stok BBMLPG Aman saat Lebaran, Kapolri: Tak Usah Panic Buying
"Sudah lama tidak ditangani. Jadi, perkerasan jalan kami sudah tidak layak, banyak lubang dan sebagainya. Sehingga di tahun 2025, kami mengerjakan dan berakhir nanti di tahun 2027," ungkapnya.
Penyebab utama banjir di lokasi diidentifikasi berasal dari luapan sungai akibat adanya alih fungsi lahan dari persawahan menjadi kawasan industri.
Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya intensitas hujan, yang kini diklaim sudah tertangani berkat peninggian jalan.
"Selama tahun 2025 sampai dengan sekarang, walaupun kemarin curah hujan intensitas tinggi sekali, alhamdulillah tidak terjadi," jelas Novi.
Novi pun memberikan garansi bahwa jalur utama yang menghubungkan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY ini akan aman dari gangguan banjir saat masa mudik nanti.
"Jadi aman, dipastikan," tegas Novi saat memberikan jaminan keselamatan bagi para pemudik yang akan melintas.
Berita Terkait
-
Pastikan Stok BBMLPG Aman saat Lebaran, Kapolri: Tak Usah Panic Buying
-
Kapolri Wanti-wanti Cuaca Ekstrem Saat Mudik, Jajaran Diminta Siaga Bencana
-
Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran Jakarta Bisa Terjadi Dua Kali
-
Mudik Jalur Sabar: Tutorial Gak Emosi Pas Macet Demi Sepiring Opor Ibu
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
Terkini
-
TNI Kerahkan 105.365 Personel dan 3.501 Alutsista untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
-
Nadiem Makarim Jadi Saksi Mahkota, Bantah Tuduhan Konspirasi Hingga Klarifikasi Pesan WhatsApp
-
DUAAARRRR Bandara Kuwait Hancur Diterjang Bom Drone Iran Saat Eskalasi Perang Timur Tengah Memanas
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Pastikan Stok BBMLPG Aman saat Lebaran, Kapolri: Tak Usah Panic Buying
-
Kapolri Wanti-wanti Cuaca Ekstrem Saat Mudik, Jajaran Diminta Siaga Bencana
-
Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran Jakarta Bisa Terjadi Dua Kali
-
Rocky Gerung Sentil Apologi Bahlil Soal Ijazah dan Ingatkan Potensi Krisis Akibat Geopolitik Global
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku