- Dishub DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Bintaro hingga Ciledug mulai April hingga Juli 2026.
- Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung kelancaran proyek pembangunan jaringan pipa air minum paket S04 di Pesanggrahan.
- Proyek konstruksi yang dilakukan secara bertahap ini menyebabkan penyempitan badan jalan di sejumlah titik ruas jalan utama.
Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan strategis yang menghubungkan Bintaro hingga Ciledug.
Kebijakan ini diambil guna mendukung kelancaran proyek pembangunan jaringan pipa air minum paket S04 di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Plh. Kepala Dishub DKI Jakarta, Ujang Harmawan, memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan di balik pengaturan arus kendaraan tersebut.
"Sehubungan adanya Pekerjaan Pembangunan Jaringan Pipa Air Minum Paket S04 Pesanggrahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas," kata Plh. Kepala Dishub DKI Jakarta, Ujang Harmawan dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Sejumlah titik dipastikan akan terdampak oleh
pengerjaan galian pipa yang lokasinya tersebar di beberapa ruas jalan utama.
Adapun lokasi galian berada di Jalan Bintaro Utara, Jalan Bintaro Puspita, Jalan Bintaro Permai, Jalan Kodam Bintaro, Jalan Pesanggrahan Indah, Jalan Garuda, Jalan M. Saidi Raya, dan Jalan Ciledug Raya.
Proyek dibagi menjadi delapan tahapan atau sequence, dengan menggunakan metode jacking serta penggalian secara bertahap.
"Untuk menunjang pekerjaan tersebut, akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan pekerjaan," lanjut Ujang.
Pekerjaan pada Sequence 1 saat ini sedang bergulir di Jalan Bintaro Utara serta Jalan Bintaro Puspita, dan ditargetkan rampung pada 30 April 2026.
Baca Juga: Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
Memasuki tahap berikutnya, pengerjaan Sequence 2 yang mencakup area sepanjang 1,24 kilometer dijadwalkan berlangsung mulai 16 April hingga 17 Juni 2026.
Kabar baiknya, proyek galian pipa untuk Sequence 3, 4, 5, 6, dan 7 saat ini sudah dinyatakan selesai pengerjaannya.
Namun, masyarakat perlu mengantisipasi pengerjaan Sequence 8 di Jalan M. Saidi Raya dan Jalan Bintaro Utara, yang akan memakan waktu hingga 20 Juli 2026.
Selain itu, terdapat pengerjaan di badan jalan depan SPBU Shell Jalan Ciledug Raya, yang dimulai sejak 24 April dan baru berakhir pada 31 Juli 2026.
Ujang memperingatkan bahwa selama proses konstruksi berlangsung, para pengguna jalan akan menemui fenomena penyempitan badan jalan di sepanjang area proyek.
"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut, dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!
-
Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
Terkini
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026 Dinilai Berat, Cak Imin: Waktunya Sangat Sempit!
-
1.200 Personel Amankan Persija vs Persis di GBK Malam Ini: Suporter Dilarang Bawa Flare
-
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Sopir Angkot Tanah Abang, Identitas Sudah Dikantongi
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Ceritakan Detik-detik Ditelepon Seskab Teddy
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP