- Media pemerintah Iran merilis video animasi LEGO menyindir Trump dan Netanyahu terkait dokumen "Epstein File".
- Video tersebut menampilkan narasi serangan balasan militer Iran sebagai respons terhadap konflik dengan Amerika Serikat.
- Perang digital ini mencerminkan strategi baru kedua negara dalam mempengaruhi opini publik secara global.
Suara.com - Perang antara Iran dan Amerika Serikat kini tak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga di dunia maya.
Media pemerintah Teheran merilis video berbasis AI bergaya animasi LEGO yang menyindir Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Video berdurasi sekitar dua menit itu menampilkan versi LEGO Trump dan Netanyahu berdiri di depan dokumen bertuliskan Epstein File.
Video berjudul Narrative of Victory itu disiarkan oleh media pemerintah Iran dan diproduksi oleh Revayat-e Fath Institute.
Dalam salah satu adegan, karakter Trump digambarkan menekan tombol merah yang memicu serangan rudal ke sekolah di kota Minab, merujuk pada serangan awal perang yang menewaskan lebih dari 160 orang, sebagian besar anak-anak.
Pemerintah Amerika tidak secara resmi mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Namun laporan investigasi dari media internasional disebut mengarah pada keterlibatan Washington dalam operasi militer tersebut.
Klip propaganda itu juga menampilkan adegan balasan militer Iran, termasuk penutupan Selat Hormuz, serangan ke pangkalan militer Inggris di Siprus, hingga target di Dubai dan Arab Saudi.
Video diakhiri dengan pesan bahwa film tersebut dibuat untuk mengenang korban yang disebut sebagai syuhada yang gugur di tangan teroris Zionis dan Amerika.
Baca Juga: Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak
Sejumlah analis menyebut video ini sebagai respons langsung terhadap strategi digital agresif pemerintah AS.
Dalam beberapa pekan terakhir, akun resmi White House membagikan konten viral berisi rekaman serangan militer yang dipadukan dengan meme, referensi budaya pop, dan grafis video game.
Jurnalis pemeriksa fakta Vedika Bahl dalam program Truth or Fake mengatakan perang modern kini juga terjadi di platform digital.
“Pemerintah semakin menggunakan konten yang mudah dibagikan untuk mempengaruhi opini publik. Akibatnya, batas antara pesan resmi, satire, dan propaganda menjadi semakin kabur,” ujarnya dilansir dari France24.
Sementara itu, anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez memberikan kritik pedas kepada Trump.
Menurutnya keputusan militer kerap beriringan dengan munculnya kontroversi politik di dalam negeri.
“Setiap kali ia mengambil langkah militer besar, selalu muncul isu baru terkait Epstein. Itu bukan kebetulan yang bisa diabaikan,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak
-
Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban
-
Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar
-
Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak
-
Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian