News / Internasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB
Media pemerintah Teheran merilis video berbasis AI bergaya animasi LEGO yang menyindir Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Media pemerintah Iran merilis video animasi LEGO menyindir Trump dan Netanyahu terkait dokumen "Epstein File".
  • Video tersebut menampilkan narasi serangan balasan militer Iran sebagai respons terhadap konflik dengan Amerika Serikat.
  • Perang digital ini mencerminkan strategi baru kedua negara dalam mempengaruhi opini publik secara global.

Suara.com - Perang antara Iran dan Amerika Serikat kini tak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga di dunia maya.

Media pemerintah Teheran merilis video berbasis AI bergaya animasi LEGO yang menyindir Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Video berdurasi sekitar dua menit itu menampilkan versi LEGO Trump dan Netanyahu berdiri di depan dokumen bertuliskan Epstein File.

Video berjudul Narrative of Victory itu disiarkan oleh media pemerintah Iran dan diproduksi oleh Revayat-e Fath Institute.

Dalam salah satu adegan, karakter Trump digambarkan menekan tombol merah yang memicu serangan rudal ke sekolah di kota Minab, merujuk pada serangan awal perang yang menewaskan lebih dari 160 orang, sebagian besar anak-anak.

Media pemerintah Teheran merilis video berbasis AI bergaya animasi LEGO yang menyindir Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Instagram]

Pemerintah Amerika tidak secara resmi mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun laporan investigasi dari media internasional disebut mengarah pada keterlibatan Washington dalam operasi militer tersebut.

Klip propaganda itu juga menampilkan adegan balasan militer Iran, termasuk penutupan Selat Hormuz, serangan ke pangkalan militer Inggris di Siprus, hingga target di Dubai dan Arab Saudi.

Video diakhiri dengan pesan bahwa film tersebut dibuat untuk mengenang korban yang disebut sebagai syuhada yang gugur di tangan teroris Zionis dan Amerika.

Baca Juga: Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak

Sejumlah analis menyebut video ini sebagai respons langsung terhadap strategi digital agresif pemerintah AS.

Dalam beberapa pekan terakhir, akun resmi White House membagikan konten viral berisi rekaman serangan militer yang dipadukan dengan meme, referensi budaya pop, dan grafis video game.

Jurnalis pemeriksa fakta Vedika Bahl dalam program Truth or Fake mengatakan perang modern kini juga terjadi di platform digital.

“Pemerintah semakin menggunakan konten yang mudah dibagikan untuk mempengaruhi opini publik. Akibatnya, batas antara pesan resmi, satire, dan propaganda menjadi semakin kabur,” ujarnya dilansir dari France24.

Sementara itu, anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez memberikan kritik pedas kepada Trump.

Menurutnya keputusan militer kerap beriringan dengan munculnya kontroversi politik di dalam negeri.

Load More