News / Nasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:21 WIB
Ahli forensik digital Rismon Sianipar. [Hiskia/Suarajogja]
Baca 10 detik
  • Ahli digital forensik Rismon Sianipar mengakui keaslian ijazah Jokowi dan Gibran setelah kajian ulang mendalam.
  • Perubahan sikap ini disampaikan Rismon setelah bertemu Gibran dan menemukan fitur pengaman fisik ijazah.
  • Rismon akan menerbitkan buku antitesis sebagai koreksi atas tudingan pemalsuan ijazah dalam karya sebelumnya.

Pada kajian terbaru, ia memasukkan variabel geometri pencahayaan, intensitas cahaya, hingga konklusi dari jenis lensa yang digunakan saat pengambilan gambar ijazah tersebut.

Teknik ini memungkinkan Rismon menemukan jejak stempel yang sebelumnya tidak terlihat secara kasat mata pada foto ijazah yang beredar.

"Saya sampaikan ada tiga hal utama, emboss ada di pojok kiri bawah, watermark ada, dan fitur itu konsisten dengan apa yang di-upload dengan Dian Sandi Utama. Jangan bilang tidak ada, sedih saya," kata Rismon sebagaimana dilansir Antara.

Sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan ilmiah atas kekeliruan analisis sebelumnya, Rismon menyatakan komitmennya untuk menerbitkan buku baru.

Buku ini akan diposisikan sebagai antitesis atau bantahan terhadap argumen-argumen yang ia bangun dalam buku "Jokowi's White Paper" dan "Gibran End Game".

Rismon merasa perlu meluruskan persepsi publik yang sempat terbangun akibat hasil penelitiannya yang dianggap tidak lengkap tersebut.

"Saya memang katakan kepada Mas Wapres, saya akan tuliskan koreksi saya terhadap penelitian saya yang tidak lengkap: Jokowi's White Paper dan Gibran End Game. Dan saya minta izin saya tuntaskan di kampung saya di Balige. Saya akan mempublikasikannya," katanya.

Proses penulisan buku antitesis ini direncanakan akan dilakukan secara fokus di Balige, Sumatera Utara.

Rismon memperkirakan proses penyusunan materi, pengolahan data forensik yang lebih komprehensif, hingga tahap finalisasi naskah akan memakan waktu sekitar enam bulan.

Baca Juga: Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli

Dengan target waktu tersebut, ia berharap buku yang akan menjadi titik balik polemik ijazah ini dapat segera naik cetak dan dipublikasikan secara resmi pada tahun ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dari sisi digital forensik.

Load More