-
Korea Utara meluncurkan sepuluh rudal balistik misterius ke arah perairan Laut Jepang.
-
Donald Trump dinilai mulai frustrasi karena gagal mengendalikan situasi perang melawan pihak Iran.
-
Struktur pemerintahan Iran tetap solid meskipun serangan militer Amerika Serikat menargetkan para pemimpin.
Suara.com - Stabilitas keamanan dunia saat ini sedang berada dalam titik yang sangat mengkhawatirkan akibat dua gejolak besar.
Pemerintah Korea Selatan memberikan laporan resmi mengenai aktivitas militer terbaru dari tetangganya di wilayah utara, Korea Utara.
Negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut terdeteksi telah melepaskan sekitar 10 unit rudal balistik misterius.
Serangan proyektil tersebut diarahkan menuju kawasan perairan Laut Timur atau yang dikenal sebagai Laut Jepang.
Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2026 di tengah tingginya tensi politik regional.
Pihak otoritas Pyongyang hingga saat ini masih menutup rapat informasi mengenai jenis rudal yang mereka luncurkan.
Aksi ini disinyalir merupakan bentuk protes keras terhadap latihan militer gabungan antara Seoul dan Washington.
Militer Korea Utara sebelumnya sempat mengancam akan memberikan konsekuensi yang sangat mengerikan bagi para lawannya.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan memberikan rincian data mengenai titik asal peluncuran senjata mematikan tersebut.
Baca Juga: Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump
"Sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi yang diluncurkan dari area Sunan di Korea Utara menuju ke Laut Timur sekitar pukul 13.20 waktu setempat," tulis JCS.
Respons Jepang Terhadap Aktivitas Rudal Balistik Pyongyang
Kementerian Pertahanan Jepang turut memberikan konfirmasi resmi mengenai pergerakan senjata udara milik Korea Utara itu.
Pemerintah Jepang segera memantau lintasan proyektil tersebut untuk memastikan keamanan wilayah kedaulatan mereka sendiri.
Melalui saluran komunikasi digital, pihak Tokyo memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai ancaman keamanan ini.
Beberapa saat kemudian pihak Jepang memastikan bahwa seluruh proyektil tersebut telah jatuh ke permukaan laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
-
Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China
-
Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pungli THR Lebaran, KPK Bongkar Modus Pemerasan Rp750 Juta!
-
Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
-
Update Korban Perang AS-Iran 15 Maret 2026, Hampir 1000 Orang dan Ratusan Anak Tewas