-
Korea Utara meluncurkan sepuluh rudal balistik misterius ke arah perairan Laut Jepang.
-
Donald Trump dinilai mulai frustrasi karena gagal mengendalikan situasi perang melawan pihak Iran.
-
Struktur pemerintahan Iran tetap solid meskipun serangan militer Amerika Serikat menargetkan para pemimpin.
Langkah agresif Korea Utara ini memperburuk hubungan diplomasi dengan Korea Selatan yang kini sedang berada di titik nadir.
Pyongyang bahkan secara terang-terangan menghina setiap upaya perdamaian yang diajukan oleh pihak Seoul belakangan ini.
Kondisi ketidakpastian ini ternyata tidak hanya terjadi di wilayah semenanjung Korea namun juga merembet ke Timur Tengah.
Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump kini sedang berjuang keras menghadapi perlawanan sengit dari pihak Iran.
Trump dinilai sedang mengalami tekanan mental yang luar biasa karena situasi perang yang semakin tidak menentu.
Analisis Pakar Terkait Keputusasaan Donald Trump
Seorang pengamat politik ternama asal Universitas Chicago memberikan pandangannya mengenai kondisi psikologis sang Presiden Amerika Serikat.
Robert Pape menilai bahwa serangan AS ke pusat ekspor minyak Iran merupakan tanda hilangnya kendali strategis.
Trump dianggap sedang berupaya keras untuk merebut kembali dominasi militer yang mulai luntur di kawasan tersebut.
Baca Juga: Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump
"Sulit untuk memahami pikiran siapa pun, apalagi pikiran Donald Trump," kata Pape.
Kini fokus militer Amerika Serikat tertuju pada Pulau Kharg yang menjadi jantung ekonomi minyak bagi Teheran.
Pulau Kharg memiliki peran vital karena mengelola hampir seluruh total ekspor minyak mentah milik negara Iran.
Awalnya Washington memprediksi bahwa serangan besar-besaran terhadap Iran hanya akan memakan waktu beberapa hari saja.
Namun realita di lapangan menunjukkan bahwa Iran memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dari perkiraan awal.
Ambisi Amerika Serikat dan Israel untuk menghancurkan program nuklir serta meruntuhkan pemerintahan ulama belum juga terwujud.
Meskipun operasi militer tersebut berhasil menewaskan beberapa tokoh kunci Iran, namun sistem pemerintahan mereka tetap kokoh.
Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei ternyata tidak membuat struktur pertahanan Iran menjadi berantakan secara instan.
Negara tersebut telah memiliki mekanisme suksesi kepemimpinan yang sangat terorganisir untuk menghadapi situasi darurat perang.
Majelis Pakar yang terdiri dari puluhan ulama terpilih segera bekerja untuk menentukan arah masa depan negara.
Kombinasi ancaman rudal Korut dan kegagalan AS di Iran kini menjadi sorotan utama dalam dinamika politik internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?
-
Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'
-
Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan
-
Bukan Semua Kuota Harus Rollover, ATSI Jelaskan Makna Putusan MK Soal Paket Internet
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?
-
4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar