- Pakar forensik digital Rismon Sianipar yang berbalik mendukung Joko Widodo memicu polemik di kalangan aktivis.
- Aktivis Senior Zulkifli S Ekomei mengklaim Rismon adalah agen yang sengaja disusupkan sejak awal.
- Kunjungan Rismon ke Solo dinilai Zulkifli sebagai laporan keberhasilan misi, bukan permintaan maaf.
“Nggak ada (tekanan). Itu semua cuma dibuat-buatlah. Ya drama Korea lah itu. Saya nggak kaget sama sekali. Biasa untuk kamuflase-kamuflase,” ujarnya.
Ungkap Rekam Jejak
Zulkifli mengaku telah menelusuri rekam jejak Rismon, termasuk keterlibatannya sebagai ahli digital forensik dari kubu pengacara Otto Hasibuan dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Ia juga menyinggung hubungan lain yang menurutnya menunjukkan adanya irisan dengan lingkaran kekuasaan, mengingat putra Otto Hasibuan, Yakub Hasibuan, merupakan salah satu pengacara Jokowi.
Selain itu, gaya hidup Rismon selama menjadi aktivis juga dianggapnya janggal.
“Rismon terbaca gampang bacanya, ya kan dari fasilitas hari-hariannya dia aja. Dia orang Balige mobilnya pakai nomor Jogja kan itu fasilitas berarti kan dia hidup di apartemen. Dari mana dia hidup kan itu sebetulnya gampang-gampang dibaca,” ungkapnya.
Peringatan untuk Aktivis
Dari fenomena tersebut, Zulkifli mengingatkan agar kelompok aktivis lebih berhati-hati dalam menerima anggota baru yang rekam jejaknya belum teruji.
Ia menilai lemahnya insting intelijen di kalangan aktivis kerap membuka celah bagi penyusupan.
Baca Juga: Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Podcast
Bahkan, Zulkifli menduga masih ada penyusup lain yang lebih berbahaya dalam barisan gerakan saat ini.
“Ini hanya sekadar Rismon loh. Padahal yang saya khawatirkan ada yang levelnya di atas Rismon yang menyusup di teman-teman gerakan ini. Ini hati-hati,” pungkasnya.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan