News / Nasional
Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB
Foto AI / hoaks yang disebut pelaku penyiram air keras ke Andrie Yunus. Polda Metro Jaya memastikan foto pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang beredar di media sosial hoaks alias hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI. (ist)
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya memastikan foto pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus adalah hoaks hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
  • Foto palsu itu diduga sengaja disebar oleh jaringan pelaku untuk mengaburkan fakta penyelidikan kasus penyiraman air keras tersebut.
  • Insiden penyiraman air keras terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat terhadap korban.

Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan foto pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang beredar di media sosial hoaks alias hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

Foto tersebut bahkan diduga penyidik dengan sengaja disebarkan oleh jaringan pelaku untuk mengaburkan proses penyelidikan dan penyidikan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan foto yang menampilkan dua orang berboncengan sepeda motor dan diklaim sebagai pelaku tidak berasal dari bukti penyidikan.

“Kami pastikan foto tersebut adalah hoaks, karena itu hasil rekayasa AI,” tegas Iman saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Foto tersebut diketahui sempat beredar di media sosial X yang salah satunya diunggah akun @Robe1807.

Dalam narasinya disebut sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Iman mengatakan penyebaran gambar tersebut diduga berkaitan dengan kepanikan pelaku setelah polisi mulai mengungkap fakta-fakta di tempat kejadian perkara.

“Dengan beredarnya video TKP ini, sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik, pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan mengedarkan gambar atau rekayasa AI,” ujarnya.

Ia menilai penyebaran foto tersebut merupakan upaya untuk mengaburkan informasi dan fakta hukum yang sedang dikumpulkan penyidik.

Baca Juga: Tim Pencari Fakta Belum Dibentuk, DPR Beri Waktu Polri Usut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal. (Ist)

“Kami duga ini adalah salah satu upaya jaringan dan pelaku sendiri untuk mengaburkan informasi untuk mengaburkan arah fakta-fakta hukum yang diperoleh,” ungkap Iman.

Empat Pelaku

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diketahui terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya sebelumnya menyebut pelaku diduga berjumlah empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Berdasarkan hasil analisis rekaman kamera pengawas atau CCTV, para pelaku mengikuti pergerakan korban sebelum melakukan serangan dan kemudian melarikan diri dengan berpencar ke sejumlah arah di Jakarta.

Saat ini Andrie masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, akibat luka bakar setelah terkena cairan kimia yang disiramkan pelaku.

Load More