- Angkasa Pura Indonesia memprediksi lebih dari 167 ribu penumpang di Bandara Soetta pada H-5 Lebaran 2026.
- Terminal 1, 2, dan 3 mencatat pergerakan signifikan, total terdapat 1.161 penerbangan pada hari tersebut.
- Trafik penumpang naik 16,6 persen dibanding tahun sebelumnya, namun volume kargo mengalami penurunan.
"Jadi, untuk total penerbangannya ada 582 penerbangan untuk keberangkatan dan 579 penerbangan ketibaan hingga total pada massa angkutan mudik ini direncanakan terdapat 1.161 penerbangan," kata dia sebagaimana dilansir Antara.
Peningkatan trafik ini tidak hanya terjadi pada hari ini saja. Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, memaparkan data akumulatif trafik pergerakan penumpang dan penerbangan sejak 13 sampai 15 Maret 2026.
Pada periode mudik Lebaran ini, terjadi kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan statistik pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Data menunjukkan bahwa terdapat 3.455 pergerakan pesawat penerbangan baik domestik dan internasional dengan tingkat kenaikan mencapai 8,6 persen dibanding dengan tahun sebelumnya hanya mencapai 3.182 pergerakan pesawat.
Kenaikan jumlah pesawat ini berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah pengguna jasa bandara yang mencapai angka dua digit.
Untuk trafik pergerakan penumpang terdapat 519.719 orang atau naik 16,6 persen dibanding dengan sebelumnya yang hanya mencapai 445.542 orang penumpang.
Pertumbuhan sebesar 16,6 persen ini menandakan pulihnya dan meningkatnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik menggunakan pesawat terbang dibandingkan tahun lalu.
Meskipun pergerakan penumpang dan pesawat mengalami kenaikan, sektor logistik atau kargo justru menunjukkan tren yang berbeda. Data pengiriman barang melalui jalur udara di Bandara Soekarno-Hatta mencatatkan penurunan volume.
"Untuk trafik kargo selama periode 13 sampai 15 Maret, ada sebanyak 5.804,6 ton atau 14,7 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan angka sebelumnya pada periode yang sama yakni 6.808,4 ton," kata dia.
Baca Juga: Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, 72 Persen Kapasitas Sudah Terjual
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, 72 Persen Kapasitas Sudah Terjual
-
Operator Ferry Mengeluh Tak Cuan Meski Ada Lonjakan Penumpang di Mudik Lebaran
-
Penumpang Terminal Jombor Naik 10 Persen Jelang Lebaran, Tiket Bus Sumatera Ludes
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Senen, Hiburan Musik Jalanan Hibur Para Pemudik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan