- Sepuluh pekerja Jakarta memilih mudik kolektif ke Semarang menggunakan kereta api pada Selasa, 17 Maret 2026.
- Mereka berhasil mengamankan tiket kereta tambahan setelah berusaha keras berburu secara daring hingga tengah malam.
- Rombongan perantau tersebut merencanakan keberangkatan bersama karena mayoritas berasal dari daerah Semarang.
Suara.com - Fenomena mudik Lebaran selalu menyisakan cerita unik bagi para perantau yang mengais rezeki di ibu kota Jakarta.
Kali ini, sekelompok pekerja yang berjumlah sekitar sepuluh orang memilih untuk pulang ke kampung halaman secara kolektif menggunakan moda transportasi kereta api.
Mereka menjadwalkan keberangkatan menuju Semarang pada hari ini, Selasa (17/3/2026) sesuai dengan regulasi libur dari tempat mereka bekerja.
"Emang kami nge-war di tanggal ini ya. Karena kan dari kantor emang tanggal 18 baru bisa buat mudik," ujar Aeni, salah satu dari rombongan yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Kebersamaan ini bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari perencanaan matang yang dilakukan bersama di area perkantoran.
"Sama temen-temen sekantor, itu kurang lebih 10 orang," tambah Aeni.
Untuk mendapatkan tiket dalam jumlah banyak secara bersamaan, para pekerja ini harus mengerahkan upaya ekstra melalui perburuan tiket secara daring yang sangat sengit.
Perjuangan rombongan ini tidaklah mudah karena mereka harus terjaga hingga tengah malam demi menembus antrean aplikasi yang kerap mengalami kendala teknis.
“Harus standby dari jam 12 malam,” kisah Trisiana, pemudik lain dari rombongan tersebut.
Baca Juga: 4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
Mayoritas dari rombongan tersebut memang memiliki akar rumput atau asal daerah yang sama di wilayah Semarang.
Sempat mengalami kegagalan pada percobaan awal, rombongan kawan sejawat ini akhirnya berhasil mengamankan kursi pada rangkaian kereta tambahan.
"Udah sempet kehabisan," ucap Trisiana.
Aksi mudik bersama rekan sekantor ini menjadi bukti soliditas para perantau dalam menjaga asa untuk merayakan hari raya di tanah kelahiran.
Berita Terkait
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol
-
Manjakan Pemudik dan Wisatawan, Transjakarta Aktifkan Rute Pelabuhan Serta Siagakan Bus Wisata
-
Mudik Tanpa Emosi: Tips Jaga Kepala Tetap Dingin Selama Perjalanan Lebaran
-
Jadwal Resmi One Way dan Contraflow Tol Trans Jawa Lebaran 2026 Sudah Mulai Hari Ini, Cek Updatenya!
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
-
Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'
-
Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat
-
Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan
-
Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang
-
Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas
-
4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat
-
Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap
-
CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026
-
Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG