News / Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:03 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah fokus mengatasi risiko kesehatan pemudik akibat cuaca panas ekstrem, seperti potensi *heatstroke* selama perjalanan.
  • Wakil Menteri Kesehatan mengingatkan pemudik menjaga hidrasi dan membatasi paparan panas berlebih saat menunggu atau bepergian.
  • Posko kesehatan disiagakan di simpul transportasi seperti Gambir untuk penanganan darurat, termasuk bagi pemudik yang sedang berpuasa.

Suara.com - Selain kepadatan arus mudik, ancaman lain yang mulai menjadi perhatian pemerintah ialah cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Kondisi ini dinilai berisiko memicu gangguan kesehatan serius bagi para pemudik.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, mengingatkan potensi heatstroke atau sengatan panas yang bisa terjadi saat pemudik menunggu keberangkatan atau melakukan perjalanan jauh.

“Pastikan minum cukup, hindari paparan panas berlebih, dan gunakan pelindung diri,” ujarnya saat meninjau Posko Kesehatan di Stasiun Gambir, Selasa (17/3/2026).

Suhu disejumlah wilayah Indonesia memang tercatat sedang tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa sejumlah perkotaan Indonesia bisa mencapai lebih dari 34 derajat Celsius pada siang hari.

Paparan panas berlebih dalam waktu lama itu dapat menyebabkan dehidrasi hingga heatstroke, kondisi darurat yang ditandai dengan suhu tubuh tinggi, pusing, hingga penurunan kesadaran.

Dante pun menyinggung aspek daya tahan tubuh selama perjalanan, termasuk bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa.

“Bagi musafir yang berpuasa namun merasa tidak kuat, diperbolehkan tidak berpuasa demi menjaga stamina dan keselamatan,” katanya.

Baca Juga: Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Posko kesehatan di simpul transportasi seperti Stasiun Gambir pun disiapkan untuk mengantisipasi kondisi tersebut.

Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar hingga penanganan awal jika terjadi kegawatdaruratan.

Selain faktor panas, pemudik juga diminta tetap waspada terhadap penyakit menular, termasuk Campak, yang berpotensi menyebar di tengah kerumunan.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyiagakan berbagai fasilitas kesehatan di jalur mudik, mulai dari posko layanan hingga rumah sakit rujukan.

Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan mudik tetap aman di tengah kombinasi risiko kepadatan dan cuaca ekstrem.

Load More