News / Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bertemu di Hambalang, Sabtu (22/11/2025). [Sekretaris Kabinet]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto bergabung Board of Peace (BoP).
  • Prabowo memimpin tujuh negara Islam bernegosiasi dengan Donald Trump menghapus pasal pengakuan kedaulatan Israel.
  • Fakta ini diungkapkan Dasco saat acara buka puasa bersama aktivis senior di Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan fakta baru terkait alasan Presiden Prabowo Subianto mau masuk menjadi anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dasco yang juga menjabat Ketua Harian Partai Gerindra, mengungkapkan Prabowo sempat memimpin 7 negara Islam bernegosiasi dengan Trump untuk menghapus satu pasal krusial yang sensitif saat pembentukan BoP.

Satu pasal krusial yang sempat dipersoalan Presiden Prabowo adalah bahwa negara-negara anggota BoP harus mengakui keberadaan Israel sebagai negara berdaulat.

Hal itu diungkapkan Dasco saat buka puasa bersama sejumlah aktivis senior di rumah Bupati Lahat Sumsel, Bursah Zarnubi, di kawasan Jakarta Selatan, Senin (9/3).

"Saya dapat cerita langsung dari beliau (Prabowo). Saat itu memang kan DPR lagi masa reses. Saat pembentukan BoP ada hal yang situasional. Tujuh negara Islam saat itu ketakutan. Ada pasal yang menyatakan negara-negara itu harus menerima negara Israel," kata Dasco, dikutip hari Rabu (18/3/2026).

Namun, kata Dasco, Indonesia dan ketujuh negara Islam itu bermusyawarah untuk mengubah sejumlah pasal, yang hasilnya dibawa Prabowo untuk negosiasi dengan Donald Trump.

"Nah, sehingga kemudian jadinya seperti ini (penghapusan pasal mengakui negara Israel)," kata Dasco.

Untuk diketahui, dalam acara buka puasa bersama aktivis senior itu, turut hadir Hariman Siregar (aktivis mahasiswa era 70an), Dr Effendi Choiri atau Gus Coy, dan Yandri Susanto yang kini menjadi Menteri Desa.

Agus Jabo Priyono eks aktivis PRD yang sekarang menjadi Wakil Menteri Sosial, Iwan Sumule (wakil ketua BP Taskin), dan pakar militer Dr Connie Rahakundini Bakrie, juga hadir.

Baca Juga: AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

Lalu, akademisi hukum tata negara Dr Ferry Amsari, budayawan Hamid Basyaib, dan politisi yang kini jadi youtuber Akbar Faisal, hadir dalam buka puasa bersama tersebut.

Load More