- Kapolri Jenderal Listyo Sigit memastikan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berjalan tuntas atas perintah Presiden.
- Penyelidikan kasus tersebut melibatkan analisis puluhan rekaman CCTV oleh penyidik Polda Metro Jaya yang menduga pelakunya empat orang.
- TNI juga melakukan penyelidikan internal secara profesional dan transparan menyikapi dugaan keterlibatan prajurit dalam penyerangan di Salemba.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus terus berjalan. Ia juga memastikan penyelidikan tidak berhenti dan akan mengungkap kasus hingga terang benderang.
Hal itu disampaikan Listyo usai melepas ribuan pemudik dalam acara Mudik Gratis Polri Presisi 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Mantan Kabareskrim Polri itu menyebut Presiden telah memerintahkan agar kasus tersebut diusut tuntas dan jajaran Polri hingga kekinian tengah bekerja mengumpulkan serta mendalami seluruh alat bukti.
“Kemarin bapak presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas, tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” ujar Listyo.
Menurut Listyo hingga kekinian penyidik juga telah menganalisis puluhan rekaman kamera pengawas sebagai bagian dari proses pengungkapan kasus. Selain CCTV, penyidik terus mencari sumber informasi lain untuk memperkuat pembuktian.
“Saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat,” katanya.
Pelaku 4 Orang
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diketahui terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menduga pelaku berjumlah empat orang dan melarikan diri menggunakan dua sepeda motor setelah melakukan penyerangan.
Baca Juga: Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penyidik telah memetakan rute pelarian pelaku melalui rekaman CCTV di sejumlah titik.
“Pelaku melarikan diri dengan dua sepeda motor dan berpencar ke arah yang berbeda,” kata Iman saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Dari rekaman CCTV, dua pelaku diketahui kabur dengan melawan arus dari Jalan Salemba menuju kawasan Senen, lalu bergerak melalui Jalan Kramat Raya hingga Gondangdia sebelum mengarah ke Jakarta Selatan.
Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri melalui jalur Matraman menuju Jatinegara hingga terdeteksi bergerak ke arah Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur.
Dalam pelariannya, polisi juga menemukan indikasi salah satu pelaku sempat mengganti pakaian untuk menghilangkan jejak.
Polisi telah membentuk tim gabungan yang melibatkan Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Badan Reserse Kriminal Polri. Sebanyak 86 titik CCTV dengan total 2.610 rekaman video berdurasi sekitar 10.320 menit telah dianalisis untuk menelusuri keberadaan pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur