Entertainment / Gosip
Rabu, 18 Maret 2026 | 09:50 WIB
Ustaz Dennis Lim Tantang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus (instagram)

Suara.com - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus mendapat respons keras dari Ustaz Dennis Lim di media sosial.

Insiden tragis ini terjadi pada Selasa dini hari, 11 Februari 2025, di kawasan Jakarta Selatan saat korban sedang dalam perjalanan pulang.

Pelaku yang berboncengan sepeda motor tiba-tiba mendekat dan menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah wajah Andrie Yunus tanpa peringatan.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa ini langsung menuai kecaman luas dari koalisi masyarakat sipil yang menilai aksi tersebut sebagai bentuk teror terhadap pejuang keadilan.

Di tengah gelombang kecaman publik, Ustaz Dennis Lim turut angkat suara melalui unggahan video yang berisi pesan tajam kepada pelaku.

"Dapat duit berapa dari nyiram air keras ke muka orang, cukup buat bahagiain keluarga?" tegasnya seperti dikutip pada Minggu, 15 Maret 2026.

Pernyataan tersebut langsung menyentil motif pelaku yang diduga melakukan tindakan keji demi keuntungan materi yang tidak sebanding dengan dampaknya.

Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan apakah uang tersebut cukup untuk menyelamatkan pelaku dari pengadilan Tuhan atas perbuatannya.

Baca Juga: Agar Pelaku Segera Tertangkap, TAUD Minta Polisi Lacak Sinyal di Lokasi Penyiraman Andrie Yunus

"Cukup buat beli tiket selamat dari pengadilan Allah?" lanjutnya dengan nada retoris yang menggugah kesadaran publik luas.

Dalam pesannya, Ustaz Dennis Lim juga menyindir pihak yang diduga berada di balik aksi tersebut sebagai pihak yang anti kritik.

Dia menegaskan bahwa suara kebenaran tidak akan pernah bisa dibungkam meski ada upaya intimidasi terhadap para pejuang keadilan.

"Selalu akan ada orang yang meneriakkan kebenaran dan menegakkan keadilan, entah dari dai, pejuang, atau siapapun itu," ujarnya tegas.

Pendakwah berusia 34 tahun itu mengutip semangat perjuangan Khalid bin Walid sebagai simbol keteguhan melawan kezaliman dalam kondisi apapun.

Load More