- PP Muhammadiyah gelar Salat Idulfitri 1447 H di Menteng, jemaah membeludak.
- Salat Id Muhammadiyah di Menteng picu rekayasa lalu lintas jalan raya.
- Ratusan jemaah Muhammadiyah padati Jalan Menteng Raya tunaikan Salat Idulfitri.
Suara.com - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/3/2026) pagi. Ratusan jemaah tampak antusias memadati area hingga meluber ke Jalan Menteng Raya demi menunaikan ibadah di hari kemenangan tersebut.
Rangkaian ibadah sakral ini dimulai tepat pada pukul 06.40 WIB di tengah suasana yang khidmat. Ahmad Maulan Yusuf, Imam Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, bertindak sebagai pemimpin jalannya salat. Besarnya volume jemaah membuat badan jalan di sisi kanan maupun kiri tertutup rapat oleh barisan saf yang bersujud dengan khusyuk.
Penetapan hari raya ini merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Akibat membeludaknya jemaah, pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan strategis di sekitar lokasi. Kaur Bin Ops Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Didik Eko Wahyudi, menjelaskan mekanisme pengalihan arus kendaraan tersebut.
"Kendaraan dari arah Cut Mutia yang mengarah ke Tugu Tani kami alihkan untuk memutar balik ke arah Menteng karena area jalan digunakan untuk Salat Id," papar Didik.
Petugas juga melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang datang dari arah Senen maupun Jalan Ridwan Rais. "Arus kendaraan kami arahkan menuju Monas atau kembali ke arah Tugu Tani," lanjutnya.
Kebijakan rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Pihak kepolisian memastikan arus lalu lintas akan dinormalkan kembali segera setelah seluruh rangkaian ibadah rampung dan jemaah mulai meninggalkan lokasi.
"Nanti setelah jemaah selesai dan membubarkan diri, arus lalu lintas akan kami buka kembali secara normal," pungkas Didik.
Baca Juga: Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II