- MUI imbau umat Islam hormati Hari Raya Nyepi demi menjaga toleransi beragama.
- Cholil Nafis minta takbiran tidak gunakan pengeras suara besar saat Nyepi.
- Dialog antarumat beragama kunci kelancaran ibadah Lebaran dan Nyepi secara damai.
Suara.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, mengimbau umat Islam di Indonesia untuk senantiasa menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi, terutama di wilayah-wilayah yang masyarakatnya hidup berdampingan dengan umat Hindu. Imbauan ini bertujuan agar momentum Ramadan dan perayaan Idulfitri tetap menjaga kekhusyukan ibadah Nyepi.
"Setiap umat beragama harus mendapatkan ruang yang setara untuk menjalankan ibadahnya. Bagi saudara-saudara kita yang merayakan Nyepi, umat Muslim tidak boleh mengganggu," ujar Cholil Nafis usai mengikuti konferensi pers Sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Ia menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Menurutnya, semangat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama sangat krusial, terlebih saat hari besar dua agama berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Secara khusus, Cholil mengingatkan umat Islam di Bali agar lebih bijak dalam melaksanakan takbiran pada malam Idulfitri. Ia menyarankan agar gema takbir tetap dilakukan, namun dengan volume yang proporsional tanpa menggunakan pengeras suara luar secara berlebihan guna menghormati umat Hindu yang sedang melaksanakan Catur Brata Penyepian.
"Silakan tetap bertakbir, namun kami minta untuk tidak menggunakan pengeras suara yang sangat besar agar tidak mengganggu kekhidmatan saudara kita yang sedang Nyepi," tambahnya.
Lebih lanjut, ia mendorong adanya dialog dan koordinasi yang baik di tingkat lokal agar seluruh rangkaian ibadah kedua agama dapat berjalan beriringan dengan nyaman.
"Melalui komunikasi yang baik, kita dapat melaksanakan ibadah secara maksimal demi terwujudnya Indonesia yang damai dan sejahtera," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok