Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam yang merayakan Idulfitri lebih awal pada Jumat (20/3/2026).
“Selamat berlebaran Prof Mukti (Sekum Muhammadiyah) dan seluruh jamaah Muhammadiyah serta semua yang merayakan Idulfitri di hari Jumat,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, perbedaan waktu perayaan Idulfitri merupakan bagian dari rahmat Allah yang patut disikapi dengan kedewasaan, ketulusan, dan semangat persaudaraan. Di tengah perbedaan tersebut, umat Islam justru memiliki kesempatan untuk menunjukkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan bangsa.
Ia menegaskan bahwa tradisi ketimuran yang menjunjung tinggi persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga harmoni sosial harus terus dirawat. Idulfitri, kata dia, semestinya menjadi momentum untuk meneguhkan kerukunan dan solidaritas antarsesama.
“Perbedaan ini adalah bagian dari rahmat Allah. Karena itu, mari tetap membangun persaudaraan, menjaga tradisi persatuan, serta berharap keberkahan Idulfitri menjadi jalan untuk memperkuat kerukunan dan solidaritas,” ujarnya.
Gus Ipul menambahkan, perbedaan dalam penetapan hari raya bukanlah alasan untuk merenggangkan hubungan, melainkan fitrah yang harus dijaga. Justru dalam perbedaan itulah, kata dia, kebersamaan menemukan maknanya yang paling hakiki.
“Perbedaan adalah fitrah yang harus dijaga. Ini momentum untuk membangun kebersamaan di tengah perbedaan,” katanya.
Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengajak umat Islam untuk memperluas makna Idulfitri dengan menghadirkan kepedulian terhadap situasi kemanusiaan global, khususnya konflik dan perang di Timur Tengah. Ia berharap perang segera mereda karena dampaknya dapat meluas ke berbagai kawasan dan menambah penderitaan kemanusiaan.
“Tentu kita berdoa semoga perang di Timur Tengah segera mereda, karena dampaknya bisa ke mana-mana jika tidak selesai. Doa ini sekaligus menjadi imbauan kepada semua pihak agar menghentikan perang,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi
Ia menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan global, kebersamaan menjadi sangat penting untuk terus diperkuat, baik dalam ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, maupun ukhuwah wathaniyah.
“Di sini pentingnya kebersamaan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara itu, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dan PBNU juga mengikhbarkan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.***
Berita Terkait
-
Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman
-
Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026
-
Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS
-
H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan
-
Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas