- Polisi berhasil meringkus tersangka pembunuhan di Cipayung, Jakarta Timur, yang ternyata WNA Irak dan mantan suami siri korban.
- Motif pembunuhan berakar dari konflik asmara, di mana tersangka sakit hati karena korban berulang kali ingin mengakhiri hubungan mereka.
- Tersangka ditangkap di Cikupa, Tangerang, setelah jasad korban yang meninggal sejak Kamis ditemukan terkunci pada Sabtu (22/3/2026).
Suara.com - Pengejaran terhadap pelaku pembunuhan sadis di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, akhirnya membuahkan hasil. Aparat kepolisian berhasil meringkus tersangka yang sempat melarikan diri setelah menghabisi nyawa seorang wanita di sebuah rumah kontrakan.
Penangkapan ini mengakhiri teka-teki mengenai keberadaan pelaku yang sempat menjadi buronan setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam mengamankan pria yang diduga kuat sebagai eksekutor tunggal dalam peristiwa berdarah tersebut.
Penangkapan dilakukan di lokasi persembunyian pelaku yang berada di luar wilayah Jakarta.
"Iya betul, sudah tertangkap tersangkanya kasus wanita yang ditemukan tewas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (22/3/2026).
Identitas Pelaku: WNA Asal Irak, Bukan Iran
Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian memberikan klarifikasi penting mengenai identitas dan kewarganegaraan tersangka.
Sebelumnya, sempat beredar informasi simpang siur di masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku berasal dari Iran.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan koordinasi dengan pihak imigrasi, dipastikan bahwa pelaku merupakan warga negara asing (WNA) asal Irak.
Baca Juga: Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
Tersangka diketahui memiliki hubungan personal yang cukup dekat dengan korban, yakni sebagai mantan suami siri.
Status kewarganegaraan ini menjadi poin krusial dalam penyidikan guna menentukan prosedur hukum internasional yang mungkin terlibat dalam proses peradilan nantinya.
"Sesuai data WNA Irak, dan dari awal saya sampaikan sebelum ditangkap diduga pelaku WNA Irak," ujar Alfian sebagaimana dilansir Antara.
Pelaku diamankan oleh tim gabungan di wilayah Cikupa, Tangerang, Banten. Meski proses pelariannya sempat berpindah tempat, polisi berhasil melacak keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan tanpa adanya perlawanan berarti.
Saat ini, pria berkebangsaan Irak tersebut telah dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait tindakan kejinya.
Motif Sakit Hati
Berita Terkait
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Cucu Mpok Nori Dibunuh Orang Irak, Karena Menolak Rujuk?
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan