-
Jet F-35 Amerika Serikat mengalami kerusakan parah akibat ditembak sistem pertahanan udara Iran.
-
Pakar militer menyebut kegagalan teknologi siluman Amerika disebabkan oleh sistem deteksi inframerah canggih.
-
Iran membuktikan bahwa pesawat canggih tetap memiliki celah melalui modifikasi rudal udara-ke-udara.
Suara.com - Dunia militer internasional diguncang oleh kabar jatuhnya supremasi teknologi udara Amerika Serikat di Teheran Iran.
Kejadian luar biasa ini bermula saat pesawat tempur F-35 milik Washington mengalami kerusakan fatal.
Pesawat generasi kelima tersebut diketahui tengah menjalankan operasi tempur di wilayah udara kedaulatan Iran.
Peristiwa yang terjadi pada hari Kamis tersebut memaksa burung besi AS itu melakukan pendaratan darurat.
Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak berwenang dari militer Amerika Serikat melalui juru bicara mereka.
Kapten Tim Hawkins selaku juru bicara Komando Pusat menyatakan pesawat tersebut mengalami kendala serius saat misi.
Meskipun jet siluman itu rusak berat, Hawkins memastikan bahwa seluruh awak pesawat dalam kondisi selamat.
Pihak militer Amerika Serikat saat ini sedang melakukan investigasi mendalam terkait insiden yang sangat memalukan ini.
Namun hingga kini Amerika belum memberikan penjelasan teknis mengenai penyebab utama kerusakan jet tempur mereka.
Baca Juga: Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris
Keselamatan pilot menjadi prioritas utama bagi CENTCOM dalam merespons kejadian di wilayah konflik tersebut.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim bertanggung jawab atas lumpuhnya pesawat AS.
Pihak IRGC menyatakan bahwa mereka telah melakukan penembakan terhadap jet F-35 pada dini hari.
Serangan tersebut diluncurkan secara presisi tepat pada pukul 02.50 waktu setempat menurut laporan resmi mereka.
Iran bahkan telah membagikan rekaman visual yang menunjukkan deteksi radar terhadap pesawat siluman buatan Lockheed Martin.
Video tersebut memperlihatkan momen dramatis saat sistem pertahanan udara Teheran mengunci dan menyerang sasaran udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Kawal Pidato Kenegaraan Prabowo, 8.095 Personel Gabungan Jaga Ketat Gedung DPR
-
Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Sidang Tahunan MPR 2026: Jadwal Dipadatkan Demi Salat Jumat, Prabowo Pidato Pukul 09.34 WIB
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas